Sidikalang(harianSIB.com)
Sebanyak 266 siswa 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Dairi diduga korban keracunan setelah mengkonsumsi makan bergizi gratis (MBG).
Sekretaris Satgas MBG Dairi, Agel Siregar, Kamis (12/6/2026) di Sidikalang mengatakan, data siswa dari SMK HKBP Sidikalang dan SMK Arina yang mengalami gejala mual, pusing, sesak dan diare sebanyak 266 orang, dengan rincian dari SMK HKBP sebanyak 161 orang dan SMK Arina sebanyak 105 orang, baik yang rawat inap maupun observasi.
Sesuai data hari ini hingga pukul 13.00 WIB, masih ada yang masuk rumah sakit dari SMK Arina, sehingga total siswa yang terdampak dugaan keracunan itu sebanyak 266 orang mulai dari tanggal 10 Februari.
Terkait kejadian itu, sesuai koordinasi dengan pihak Badan Gizi Nasional (BGN), mereka bertanggungjawab dan biaya dari pengobatan siswa yang diduga keracunan MBG, tidak dibebankan kepada orangtua siswa.
Baca Juga: Sampel Dugaan Keracunan MBG di Sidikalang Diperiksa Labkesda Sumut Mari ditunggu hasilnya, urusan siapa nanti yang menanggung biaya masih menunggu hasil investigasi dan uji sampel laboratorium. Yang jelas pihak
BGN bertanggungjawab atas peristiwa itu.
"Penyebab siswa mengalami gejala pusing, mual, sesak dan diare belum bisa dipastikan akibat keracunan makanan. Karena sampel sudah dibawa ke laboratorium," pungkasnya.(**)
Editor
: Robert Banjarnahor