Tapteng (harianSIB.com)
Camat Pinangsori Agus Harianto melaporkan adanya potensi kegaduhan dari korban banjir bandang dan longsor di wilayahnya.
Dia mengungkapkan, para penyintas bencana menuntut janji pemerintah pusat memberikan bantuan Jadup bagi mereka, yang kehilangan sumber penghidupan.
"Mereka (penyitas bencana) sudah tiga minggu menempati Huntara, tapi sampai sekarang mereka belum menerima bantuan jaminan hidup. Mereka berencana mendatangi kantor bupati untuk mengadukan persoalan ini," ucap Agus ke wartawan, Selasa (17/2/2026).
Baca Juga: BMKG Rilis Prakiraan Cuaca : Tapanuli Tengah Akan Dihantam Hujan Meski bantuan pangan buat mereka memang tercukupi, kata Agus, karena rutin didistribusikan dari posko bantuan. Namun, bila anak-anak mereka ingin berangkat sekolah, minta uang jajan, tapi orangtua tidak bisa memberikan, karna tidak lagi punya pekerjaan.
Menanggapi keluhan warga, Sekdakab Tapteng, Binsar TH Sitanggang mengatakan telah menginstruksikan Kepala Pelaksana BPBD Tapteng, untuk mempertanyakan kepastian realisasi bantuan Jadup kepada Kementerian Sosial.