Labuhanbatu(harianSIB.com)
PT Perkebunan Nusantara IV Regional II Kebun Meranti Paham melaksanakan program intervensi stunting secara serentak di wilayah operasionalnya, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari kontribusi perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut dalam mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Mengusung tema "Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat", kegiatan intervensi stunting difokuskan pada pemberian edukasi dan asupan nutrisi tambahan bagi anak-anak serta ibu hamil dan ibu menyusui. Program ini dirancang sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat di sekitar area operasional, khususnya di Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.
Manajer Regional II Kebun Meranti Paham, Andrian Mufti SP MM melalui Asisten Personalia Kebun (APK) M Rusydi Hakim SKom MM mengatakan, kegiatan intervensi stunting akan digelar secara rutin mendukung pemerintah menekan angka stunting.
"Ya, kegiatan serupa akan kita laksanakan sekali setiap bulan selama tiga bulan berturut-turut. Semoga upaya ini dapat membantu menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Panai Tengah," kata APK, M Rusydi Hakim.
Baca Juga: Polres Labuhanbatu Tangkap Kurir Narkoba Asal Sumbar, Sabu 1 Kg Diamankan Menurut Rusydi, program intervensi stunting tahun 2026 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran manajemen PTPN IV Palmco. Targetnya tidak hanya membantu pemerintah menurunkan angka stunting, tetapi juga mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat sekitar, sehingga kehadiran perusahaan memberi dampak positif yang nyata.
"Kami berharap masyarakat benar-benar merasakan manfaat keberadaan perusahaan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus tumbuh, berprestasi dan berkontribusi membangun negeri," ujarnya.
Ia juga berharap, melalui kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah, tenaga medis dan masyarakat, upaya percepatan penurunan stunting di Labuhanbatu dapat tercapai secara optimal.
Kegiatan tersebut disambut antusias ibu-ibu rumah tangga dari Desa Selat Beting dan Desa Sei Tampang. Pelaksanaan intervensi stunting dilakukan dengan menggandeng tim medis dari Puskesmas setempat yang juga memberi penyuluhan seputar tumbuh kembang anak, pola asuh anak dan remaja, hingga penanganan dini stunting.
Nina Mariana, salah seorang peserta, mengaku bersyukur atas kegiatan tersebut. Ia menyebut banyak pengetahuan baru yang diperoleh, terutama terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak.
"Kami sangat berterima kasih kepada manajemen Kebun Meranti Paham. Program ini sangat bermanfaat bagi kami para ibu rumah tangga," ungkapnya.
Selain mendapat penyuluhan dan edukasi, puluhan peserta juga menerima bingkisan berupa produk makanan penyeimbang nutrisi untuk mendukung pertumbuhan anak. (**)