Tapteng (harianSIB.com)
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga-Tapteng Benny Setiawan mengecam keras pernyataan Lurah Hutanabolon Polma Pakpahan yang menyebutkan bahwa aktivitas peliputan di dapur umum Posko Pengungsi mengganggu.
"Jangan dulu kalian mengganggui kalian di situ (dapur umum posko), begitu ucapannya kepada Samsul Pasaribu wartawan Lima Kabar melalui ponsel istri Lurah Hutanabolon," kata Benny di Pandan, Senin (2/3/2026).
Dia merasa aneh, kedatangan wartawan seolah dianggap menjadi momok oleh istri Lurah maupun Lurah Polma, seperti ada hal yang yang dirahasiakan dari dapur umum tersebut.
"Jangan-jangan informasi dugaan penyelewengan bantuan pengungsi itu benar? sehingga reaksi berlebihan ditunjukkan oleh mereka (istri lurah dan orang yang berada di kemp dapur umum)," tanya Benny.
Baca Juga: Satnarkoba Polres Batubara Tangkap Terduga Pengedar Sabu "Sampai merundung wartawan itu kan sangat keterlaluan, bahkan kehadiran Camat di sana pun kabarnya tak membuat istri
Lurah segan dengan atasannya, justru kembali memperlihatkan aksi arogannya," lanjutnya.
Atas gelagat berlebihan yang dilakukan oleh istri Lurah Polma, kata Benny, sepatutnya Inspektorat Tapteng memanggil Lurah tersebut atas pelayanan tidak humanis dan memeriksa data logistik yang ada di dapur umum Hutanabolon.
Editor
: Wilfred Manullang