Nisel(harianSIB.com)
Setelah penantian sejak lama, akhirnya kerinduan warga Desa Sisarahililaza dan Desa Harenoro, Kecamatan Lahusa, Nias Selatan (Nisel), masuknya energi listrik terjawab sudah dengan terwujud proyek listrik masuk desa (Lisdes) pada 2026 ini.
Kepala Desa Harenoro, April Ndruru, kepada harianSIB.com, menginformasikan Perusahaan Listrik Negara (PLN) merealisasikan Lisdes di dua desa, dengan jarak 8 km, sebanyak 183 tiang.
Disampaikan Kades, proyek tersebut disambut baik masyarakat. Mereka memberikan dengan suka lahan sepanjang jalur kabel listrik bahkan warga siap membantu mengangkut tiang ke titik yang sudah ditentukan tanpa mengharapkan gaji meski akses menuju lokasi pemasangan tiang listrik cukup menantang karena kondisi jalan desa yang sulit.
Menurut April Ndruru, sekitar 600 KK di dua desa itu berupaya agar proyek tersebut berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan, karena dengan masuknya jaringan listrik masyarakat Desa Harenoro diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, menunjang aktivitas pendidikan anak-anak, mendukung pertumbuhan ekonomi warga, serta memperbaiki pelayanan publik di tingkat desa.
Baca Juga: PLN Perkuat Sinergi Pendidikan dan Transisi Energi Nasional Camat Lahusa
Sokhiso Baene meminta agar masyarakat di dua desa tetap kompak saling mendukung agar proyek itu terlaksana dengan lancar dan dapat segera selesai dan dimanfaatkan warga. Demikian juga Kades diharapkan proaktif untuk menampung aspirasi masyarakat dan dapat segera menuntaskan persoalan agar tidak ada kendala dilapangan yang berpotensi menghambat jalannya kegiatan. (*)