Taput(harianSIB.com)
Sebuah video mengharukan tengah ramai diperbincangkan di media sosial instagram. Rekaman itu memperlihatkan seorang warga Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menangis meraung-raung sambil melantunkan ratapan panjang dalam bahasa Batak Toba, Selasa (10/3/2026).
Dalam video yang diunggah oleh akun @TAPUT. LINTAS.10 COM itu, warga tersebut mengungkapkan kepedihan yang mendalam atas lahan miliknya yang diklaim telah diambil secara paksa oleh Pemerintah Kabupaten Taput.
Lahan itu kini digunakan sebagai bagian dari proyek pembangunan Jalan Siborongborong By Pass, sebuah proyek infrastruktur jalan lingkar yang digadang-gadang untuk mengurangi kemacetan di kawasan Siborongborong.
Yang membuat warga itu semakin pilu hingga video tersebut direkam dan diunggah ke media sosial, ganti rugi atas lahannya belum juga dibayarkan oleh pemerintah daerah.
Baca Juga: Prabowo Resmikan 218 Jembatan Bailey, Aramco, dan Perintis di Seluruh Indonesia, Rampung 2,5 Bulan Dalam video berdurasi lebih dari satu menit itu, warga yang diduga seorang perempuan paruh baya tampak menyebut nama-nama anggota keluarganya satu per satu dalam ratapannya.
Ia meratapi nasib tanah dan hasil kerja kerasnya selama bertahun-tahun yang kini telah berpindah tangan tanpa ada kompensasi yang diterimanya.
Editor
: Wilfred Manullang