Tapteng (harianSIB.com)
Banjir itu datang kembali, menyasar rumah-rumah warga di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan mengganggu aktivitas sehari-hari menjelang momen Idulfitri yang dinanti-nantikan.
Sabtu (14/3/2026) malam, Tapteng diguyur hujan deras dalam beberapa jam. Beberapa wilayah Tapanuli Tengah terdampak mengalami genangan air yang cukup tinggi, membuat akses jalan terhalang dan sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Seperti di Kelurahan Tukka, Bonalumban dan titik lainnya di Kecamatan Tukka, terpantau air merendam permukiman warga setinggi satu meter. Kepanikan warga tak terbendung saat melihat air sungai yang meluap dengan cepat dan menginvasi kawasan pemukiman dalam waktu singkat.
Boru Nasution, Warga Pasar Onan Tukka, mengisahkan kesulitan mereka bertahan hidup saat hujan deras melanda. Biasanya, warga akan bersiaga di depan rumah sembari mengarahkan pandangan ke arah sungai mewanti-wanti pergerakan air yang cukup cepat apabila hujan turun dengan intensitas tinggi.
Baca Juga: Warga Sibabangun Geger Tukang Pijat Ditemukan Tewas di Kamarnya Banyak yang harus mengungsi dalam keadaan tergesa-gesa, bahkan tidak sempat mengenakan pakaian hangat atau membawa dokumen penting. Mereka mengalami kelelahan dan stres akibat kejadian tersebut.
"Kalau air dari arah sungai mulai bergerak, maka kami akan langsung mengungsi ke masjid atau bangunan yang lebih tinggi tanpa membawa perbekalan apa pun," ujar perempuan paruh baya itu ke harianSIB.com.
Editor
: Robert Banjarnahor