Sibuhuan (harianSIB.com)
Jalur alternatif favorit pemudik di Kabupaten Padang Lawas (Palas) terpantau padat hingga macet, sementara Pos Pelayanan (Pos Yan) di Mapolsek Barumun justru terlihat lengang. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait efektivitas Operasi Ketupat Toba 2026 di wilayah tersebut.
Pantauan harianSIB.com, Rabu (18/3/2026) sore, menunjukkan arus lalu lintas di Jalan Baginda Suaduon menuju Jalan Lintas Sibuhuan-Gunung Tua padat oleh kendaraan pemudik, pemburu takjil, serta becak bermotor (betor). Namun, di jalur tersebut tidak terlihat petugas yang mengatur arus lalu lintas sekitar pukul 17.58 WIB.
Jalur ini menjadi pilihan utama pengendara karena dinilai lebih aman dan dapat menghindari kepadatan di pusat Kota Sibuhuan.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di Jalan Lingkar Sisupak–Latong. Jalan hotmix di jalur tersebut banyak berlubang dan sebagian ditimbun sirtu, sehingga relatif jarang dilalui kendaraan, termasuk pemudik, pada pukul 17.56 WIB.
Baca Juga: Polres Labuhanbatu Imbau Truk Hentikan Operasi Selama Operasi Ketupat Toba 2026 Di sisi lain, Pos Yan yang berada di Jalan Kihajar Dewantara, Mapolsek Barumun, tampak lengang tanpa aktivitas signifikan sekitar pukul 18.01 WIB.
Kontras kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai penempatan Pos Yan yang berada di pusat kota, sementara jalur dengan volume kendaraan tinggi justru minim pengawasan.