Tapteng(harianSIB.com)
Asisten Pemerintahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah Basyri Nasution yang juga Koordinator Logistik mengonfirmasi bahwa bantuan logistik pascabencana alam 25 November 2025 tidak ditimbun, melainkan dikelola secara transparan dan disalurkan bertahap kepada masyarakat terdampak.
"Bantuan itu bukan untuk ditimbun ataupun dengan tujuan tertentu. Semua disimpan secara transparan dan bisa dilihat langsung di kantor bupati," ujar Basyri Nasution dalam rilis yang diterima, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang masih tersisa saat ini didominasi barang non-pangan seperti pakaian, tikar, kompor, dan ember, beko sorong. Bantuan tersebut disiapkan untuk masyarakat yang akan atau telah direlokasi ke Hunian Sementara (Huntara) maupun Hunian Tetap (Huntap).
Menurutnya, mekanisme penyaluran dilakukan seiring kesiapan lokasi hunian, menunggu Huntara atau Huntap siap ditempati, bantuan langsung didistribusikan kepada warga.
Baca Juga: Anggota DPRD Sidak di Kantor Bupati Tapteng "Begitu masyarakat pindah ke Huntara, bantuan langsung kita serahkan. Termasuk kebutuhan dasar rumah tangga seperti tikar, pakaian, kompor, dan ember," jelas Basyri.
Disampaikannya, seperti di wilayah Sibiobio Kecamatan Sibabangun, sebanyak 12 unit Huntara telah siap dan langsung diisi oleh warga terdampak. Selain itu, enam kepala keluarga juga telah dipindahkan ke Huntara Asrama Haji Pinangsori dan menerima bantuan yang sama.