Nias(harianSIB.com)
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nias terus menggencarkan aksi donor darah dan sosialisasi ke berbagai kalangan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah bagi keselamatan sesama, Jumat (27/3/2026).
Ketua PMI Kabupaten Nias, Antonius Zai, mengatakan kegiatan tersebut menyasar desa, gereja, organisasi sektoral hingga sekolah sebagai upaya memperluas partisipasi masyarakat.
Selain itu, PMI Nias juga memperkuat kerja sama lintas instansi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pihak, di antaranya PMI Kabupaten Nias Selatan, Lanal, Lapas, hingga Patelki. Penguatan relawan dilakukan melalui Korps Sukarela (KSR) serta pembinaan generasi muda lewat Palang Merah Remaja (PMR).
Antonius menyebutkan, kondisi stok darah saat ini mulai menunjukkan peningkatan. Dari kebutuhan lebih dari 500 kantong per bulan, PMI Nias kini mampu memenuhi sekitar 350 hingga 400 kantong. "Angka ini meningkat dibanding sebelumnya yang hanya sekitar 250 kantong per bulan," ujarnya saat diwawancarai Jurnalis SIB News Network (SNN), Jumat (28/3/2026).
Baca Juga: Penrad Siagian Bongkar Ketimpangan Pendidikan di Kepulauan Nias Meski demikian, kekurangan stok masih terjadi, terutama untuk
golongan darah O yang paling sering dibutuhkan. Ia juga mengakui
stok darah kerap menurun saat hari libur panjang dan akhir tahun.
Dalam pengelolaan, PMI Nias telah menerapkan standar keamanan, seperti pemeriksaan crossmatching dan rapid test. Penyimpanan darah dilakukan pada suhu 2–8 derajat Celsius dengan masa simpan maksimal tiga minggu sebelum didistribusikan.