Lahar Dingin Sinabung Terjang Sejumlah Desa di Tiganderket, Akses Jalan Terputus

- Senin, 27 April 2015 13:44 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/04/hariansib_Lahar-Dingin-Sinabung-Terjang-Sejumlah-Desa-di-Tiganderket--Akses-Jalan-Terputus.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Sonry Purba/ r
Banjir lahar dingin Sinabung kembali menerjang sejumlah desa di Kecamatan Tiganderket dan merusak akses jalan.
Tanah Karo (SIB)- Hujan deras yang mengguyur  di sekitar kaki Gunung Sinabung, Minggu (26/4) sore kembali mengakibatkan  banjir lahar dingin yang turun dari lereng gunung tersebut. Banjir lahar yang cukup deras ini membuat akses jalan ke Desa Mardingding, Tiganderket dan Kutabuluh sempat terputus. Setiap kali hujan deras turun, beberapa desa di Kecamatan Tiganderket tidak pernah luput dari ancaman bahaya banjir lahar.Ada empat desa yang rentan diterjang banjir lahar dingin dan kerap membahayakan pemukiman penduduk di antaranya, Desa  Perbaji, Kutambaru, Sukatendel dan Mardingding.Seperti halnya di Desa Mardingding, banjir lahar dingin sempat membuat akses jalan menuju desa tersebut terputus akibat derasnya arus air dengan ketinggian mencapai 1 meter.Puluhan warga yang mengendarai sepeda motor hendak pulang ke desa terjebak. Beberapa unit truk bermuatan batu koral di seberang jalur lahar juga telah terperangkap tidak bisa lewat. Mereka harus balik ke Tiganderket dalam situasi basah karena hujan menunggu arus air surut dan jalur lahar diperbaiki agar bisa lewat.M Singarimbun (40) warga Desa Mardingding kepada wartawan, Minggu (26/4) mengatakan, saat hujan deras lebih kurang 1 jam, ia bersama anaknya masih berada di sawah miliknya di Tiganderket. Ketika hujan mulai reda, ia mencoba mengendarai sepeda motor pulang ke Desa Mardingding.Dikatakan, sekitar 1 Km  jarak dari  Tiganderket menuju jalur lahar, ternyata banjir lahar dingin cukup deras. Akibatnya, ia bersama anaknya harus berbalik ke arah Tiganderket menunggu arus air surut serta menunggu perbaikan akses jalan agar dapat dilewati.Hal senada disampaikan J Sembiring (50) warga desa yang sama. Ia mengalami kejadian serupa sepulang menjemput anaknya dari Kabanjahe. Mereka terjebak arus banjir lahar dingin di sekitar jalur lahar saat hendak pulang ke desanya. Sementara, banjir lahar yang cukup besar terjadi di Desa Sukatendel. Menurut S Perangin angin (58) warga setempat, banjir lahar terjadi cukup besar dan deras  membuat akses jalan Tiganderket ke Kutabuluh terputus. “Jalur transportasi dari Tiganderket ke Kutabuluh harus dialihkan melalui Desa Batu Karang, Jandimeriah menuju Kutabuluh menunggu arus air surut,” ungkapnya.Informasi yang dihimpun dari beberapa warga, hingga saat ini belum diketahui secara pasti apakah ada korban jiwa atau dampak lainnya akibat terjangan lahar dingin tersebut. (B01/ r)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Terekam CCTV, Pria 'Berperawakan Ninja' Gasak 2 Sepeda Motor Sekaligus di Padang Bulan

Martabe

80 Siswa SMK Arina Sidikalang Dirawat di RS Diduga Akibat Keracunan MBG

Martabe

Kasat Narkoba Polres Batubara Pererat Sinergi dengan Wartawan, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

Martabe

Bendera Merah Putih Sobek Berkibar di Kantor Cabdisdik Gunungsitoli, Kacabdis: Tidak Sengaja

Martabe

17 Personel Polres Tanah Karo Terima Penghargaan atas Pengungkapan 7 Kasus Pembunuhan

Martabe

Kasus Smartboard di Langkat, Dewan Pakar Soroti Peran Mantan Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy