Sekjen FPI Apresiasi Kegiatan Keagamaan di Labuhanbatu

- Sabtu, 23 Mei 2015 17:45 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/05/hariansib_Sekjen-FPI-Apresiasi-Kegiatan-Keagamaan-di-Labuhanbatu.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Ridwan MS
Labuhanbatu (SIB)- FPI (Front Pembela Islam) Labuhanbatu sangat mengapresiasi kegiatan keagamaan di Kabupaten Labuhanbatu, seperti  Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke-44 dan Festival Nasyid tahun 2015 serta menghormati pemuka agama  mengadakan siraman rohani, kepada warga binaan beragama Islam dan Kristen di LP (Lembaga Pemasyarakatan )  Rantauprapat guna meningkatkan keimanan.Demikian dikatakan Sekjen FPI Labuhanbatu Ridwan MS pada SIB, kemarin di Rantauprapat saat diminta komentarnya atas kegiatan kerohanian yang dijalankan di bergai instansi pemerintah di tahun 2015. Dampaknya positif dapat mencegah dan membasmi penyakit masyarakat, supaya jangan terlibat narkoba dan judi serta prostitusi. Memang upaya Uspida Labuhanbatu dalam mengikis penyakit masyarakat sudah dilakukan, namun belum maksimal karena para pelaku kejahatan masih juga melakukan aksinya. Seperti menjamurnya narkoba beredar di kalangan generasi muda, termasuk terlibat prostitusi dan judi merambah ke pedesaan. Guna menangkal semua itu, harus  dilibatkan  tokoh agama, LSM, wartawan dan tokoh masyarakat, ujar Ridwan.Ia menambahkan, masyarakat harus memiliki iman yang teguh untuk dapat menjauhi segala tindakan yang bertentangan dengan hukum dan agama. Sehingga dapat terwujud Kabupaten Labuhanbatu, terbebas dari penyakit masyarakat secara nyata. Sedangkan ajaran berbagai agama dilarang melakukan perbuatan tidak terpuji, dan sebaliknya mengajarkan kebaikan sesama umat. Program kerja pengurus FPI  Labuhanbatu sangat sepaham dan menyambut baik  kegiatan kerohanian yang dilakukan dalam meningkatkan keimanan, dan membumi hanguskan penyakit masyarakat di  Labuhanbatu.  FPI  bertujuan menegakkan agama dan hukum  serta keadilan.Atas  dilibatkannya  Pemkab Labuhanbatu dalam  kegiatan kerohanian seperti Musabaqah Tilawatil Quran Nasional dan Festival Nasyid, termasuk di LP Rantauprapat maupun safari rohani ke Masjid dilakukan Kapolres Labuhanbatu sangat didukung, asal  tujuannya jangan  dicampuri urusan politik, katanya.Masyarakat Labuhanbatu sangat bangga  atas keberhasilan Bilah Hulu juara MTQ dan Rantau Selatan juara umum Festival Nasyid, setelah diumumkan Dewan Hakim diketuai Drs Akhir Saman, sebut Ridwan. Ini merupakan dorongan bagi generasi muda Islam, menyalurkan keahlian membaca ayat-ayat suci alquran  sekaligus menampilkan group Nasyid berprestasi, sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW.Kiranya ke depan kegiatan kerohanian bukan hanya di kota tapi merambah ke pedesaan sehingga masyarakat Labuhanbatu benar-benar memperoleh pengembangan keimanan dan terhindar dari  bahaya narkoba, prostitusi dan judi, ujar Ridwan. (R-4a/c).


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polrestabes Medan Tangguhkan Penahanan Persadaan Putra

Martabe

Warga Geram, Arus Listrik di Kotapinang Padam Menjelang Pelaksanaan Ibadah Magrib

Martabe

Mantan PSMS “Pulang Kampung” ke Kebun Bunga, Bangkitkan Spirit Ayam Kinantan

Martabe

Kajari Deliserdang Dijabat Sapta Putra SH MHum

Martabe

Mudik Gratis Lebaran 2026, PalmCo Sediakan 1.000 Lebih Kursi Utamakan Kelompok Rentan

Martabe

Sambut HUT Partai Gerindra, Ketua Kojira Sumut Rudi Zulham Hasibuan Distribusi Bantuan untuk Ojol