Labuhanbatu (SIB)- FPI (Front Pembela Islam) Labuhanbatu sangat mengapresiasi kegiatan keagamaan di Kabupaten Labuhanbatu, seperti Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke-44 dan Festival Nasyid tahun 2015 serta menghormati pemuka agama mengadakan siraman rohani, kepada warga binaan beragama Islam dan Kristen di LP (Lembaga Pemasyarakatan ) Rantauprapat guna meningkatkan keimanan.Demikian dikatakan Sekjen FPI Labuhanbatu Ridwan MS pada SIB, kemarin di Rantauprapat saat diminta komentarnya atas kegiatan kerohanian yang dijalankan di bergai instansi pemerintah di tahun 2015. Dampaknya positif dapat mencegah dan membasmi penyakit masyarakat, supaya jangan terlibat narkoba dan judi serta prostitusi. Memang upaya Uspida Labuhanbatu dalam mengikis penyakit masyarakat sudah dilakukan, namun belum maksimal karena para pelaku kejahatan masih juga melakukan aksinya. Seperti menjamurnya narkoba beredar di kalangan generasi muda, termasuk terlibat prostitusi dan judi merambah ke pedesaan. Guna menangkal semua itu, harus dilibatkan tokoh agama, LSM, wartawan dan tokoh masyarakat, ujar Ridwan.Ia menambahkan, masyarakat harus memiliki iman yang teguh untuk dapat menjauhi segala tindakan yang bertentangan dengan hukum dan agama. Sehingga dapat terwujud Kabupaten Labuhanbatu, terbebas dari penyakit masyarakat secara nyata. Sedangkan ajaran berbagai agama dilarang melakukan perbuatan tidak terpuji, dan sebaliknya mengajarkan kebaikan sesama umat. Program kerja pengurus FPI Labuhanbatu sangat sepaham dan menyambut baik kegiatan kerohanian yang dilakukan dalam meningkatkan keimanan, dan membumi hanguskan penyakit masyarakat di Labuhanbatu. FPI bertujuan menegakkan agama dan hukum serta keadilan.Atas dilibatkannya Pemkab Labuhanbatu dalam kegiatan kerohanian seperti Musabaqah Tilawatil Quran Nasional dan Festival Nasyid, termasuk di LP Rantauprapat maupun safari rohani ke Masjid dilakukan Kapolres Labuhanbatu sangat didukung, asal tujuannya jangan dicampuri urusan politik, katanya.Masyarakat Labuhanbatu sangat bangga atas keberhasilan Bilah Hulu juara MTQ dan Rantau Selatan juara umum Festival Nasyid, setelah diumumkan Dewan Hakim diketuai Drs Akhir Saman, sebut Ridwan. Ini merupakan dorongan bagi generasi muda Islam, menyalurkan keahlian membaca ayat-ayat suci alquran sekaligus menampilkan group Nasyid berprestasi, sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW.Kiranya ke depan kegiatan kerohanian bukan hanya di kota tapi merambah ke pedesaan sehingga masyarakat Labuhanbatu benar-benar memperoleh pengembangan keimanan dan terhindar dari bahaya narkoba, prostitusi dan judi, ujar Ridwan. (R-4a/c).