Selamatkan Ribuan Hektare Sawah di Pahae

DPRD Taput “Gebrak” UPT PSDA di Tapteng

- Jumat, 14 Agustus 2015 18:06 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/08/hariansib_DPRD-Taput--Gebrak--UPT-PSDA-di-Tapteng.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Helman Tambunan SH
PERTEMUAN : Anggota DPRD, Ottonier Simanjuntak, Antonius Tambunan, Novada Sitompul, Mauliate Sitompul dan Rio Panggabean bersama Kepala UPT PSDA Panahatan Sirait diabadikan SIB seusai pertemuan di Kantor UPT, Kamis (13/8).
Tapteng (SIB)- Bawa misi penyelamatan ribuan hektare sawah di Pahae sekitarnya, anggota DPRD Taput “menggebrak” kantor UPT PSDA Sibundong-Batangtoru di Jl GM Panggabean Pandan Tapanuli Tengah, Kamis (13/8). Pelaksana Teknis Pengelola Sumber Daya Air di bawah Dinas PSDA Provinsi Sumatera Utara itu dinilai bertanggungjawab untuk pengembangan irigasi Pasadahon – Paduahon sungai Batangtoru yang meliputi Kecamatan Pahae Jae, Simangumban dan Purbatua.“Kehadiran kami membawa aspirasi 5000 lebih jiwa yang menggantungkan hidupnya di atas persawahan yang saat ini kekeringan. Bayangkan kalau itu tidak segera diatasi, berapa banyak yang jadi korban,” kata ketua rombongan yang juga Ketua DPRD Taput, Ir Ottonier Simanjuntak didampingi Antonius Tambunan, Novada Sitompul, Mauliate Sitompul dan Rio Panggabean, kepada wartawan.Anggota DPRD Dapil 5 meliputi Pahae Julu, Pahae Jae, Simangumban dan Purbatua itu semula mengungkapkan penderitaan para petani padi akibat ketiadaan air, di mana mereka harus mengharapkan hujan dari langit yang bermuara pada kerusakan tanaman dan berkurangnya hasil produksi. Hal itu pula yang mendorong wakil rakyat itu untuk datang ke Kantor UPT PSDA di Tapteng supaya pembangunan irigasi dapat segera dilakukan.“Bukan tidak bisa kami memanggil pihak terkait ke gedung dewan, tetapi kalau itu kita lakukan akan banyak proses dan belum bisa dipastikan jadwal karena harus menunggu konfirmasi. Sementara nasib petani sudah di ujung leher yang harus segera ditolong. Hal itu juga sesuai program Bupati Taput Nikson Nababan yang ingin menjadikan Kabupaten Taput sebagai lumbung pangan,” tukas Ottonier, Antonius dan Novada.Kehadiran anggota DPRD itu disambut Kepala UPT, Panahatan Sirait. Kedua belah pihak sempat melakukan pertemuan tertutup sebelum akhirnya awak pers diperbolehkan masuk. Dikatakan Ottonier, dalam pertemuan itu ada komunikasi yang baik terkait percepatan pembangunan irigasi pasadahon-paduahon. Ternyata, pihak PSDA juga sejak semula sudah merencanakan pembangunan itu bersamaan dengan irigasi Aek Sarulla yang mengalami kerusakan. Hanya kita tinggal menguatkan atau mendorong pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat untuk segera  beraksi di lapangan,” katanya.Kepala UPT Panahatan Sirait membenarkan pihaknya sudah mengagendakan pembangunan daerah irigasi pasadahon paduahon pada tahun anggaran 2016. Terkait kesan tidak perduli, Panahatan dengan tegas menyangkal. Hanya, sambungnya, ada beberapa skala prioritas yang harus dikerjakan, seperti Irigasi Si Dila Ni Tano yang mengalami bencana sehingga perlu dilakukan rehabilitasi, serta pembangunan Irigasi Aek Sigeaon, yang bulan Oktober akan diresmikan Presiden.Panahatan menyambut baik atensi DPRD Taput sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Dia mengaku akan segera menyampaikan hasil pertemuan itu ke pimpinannya di Medan, dan akan turun ke lapangan untuk melakukan survey sebagai bentuk keseriusan mensukseskan program lumbung pangan Pemkab Taput sebagaimana disampaikan para anggota DPRD. (E05/f)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Antisipasi Tawuran dan Balap Liar, Polres Tebingtinggi Laksanakan Patroli Skala Besar

Martabe

Polsek Bilah Hulu Gerebek Sarang Narkoba di Siborangan Tanjung Siram

Martabe

Hari Terakhir Libur Sekolah, Stasiun KA Dipadati Penumpang

Martabe

Akhir Kisah Balita Tanpa Alas Kaki yang Ditemukan Sendirian di SPBU Hutalombang

Martabe

BPBD Tapteng Berjibaku Evakuasi Warga, Antisipasi Banjir Susulan

Martabe

Munas I Parsadaan Manik Raja Marbona Indonesia, Jhon P Manik Terpilih Jadi Ketum DPP Periode 2026-2031