Rantauprapat (SIB)- Tingginya curah hujan belakangan ini membuat bantaran Sungai Bilah Rantauprapat di Lingkungan Sibuaya Kelurahan Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan, longsor, Rabu (12/8) dini hari.Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang mendapat laporan tersebut langsung turun ke lapangan meninjau kondisi longsor. didampingi Kadis Sosial Tenaga Kerja Elfin Riswan SE, Kaban Kesbangpol Linmas Hasnul Basri SSos dan Kabag Humasinfokom Drs Sugeng."Wah, Ini harus segera ditanggulangi," sebut Tigor saat memperhatikan kondisi longsor cukup parah.Bupati juga langsung memerintahkan Kadis Binamarga Pengairan Pertambangan dan Energi segera menangani masalah longsor tersebut, agar tidak bertambah panjang dan luas, sehingga terhindar dari korban jiwa dan harta benda terutama pada musim penghujan saat ini."Apabila hal ini dipandang mendesak dan sangat diperlukan penanganan yang serius, kiranya anggarannya dapat dimasukkan dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Labuhanbatu, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan," kata Tigor.Atas arahan dan petunjuk bupati, Staf Dinas Binamarga Pengairan dan Pertamben melaporkan permasalahan bantaran Sungai Bilah yang longsor, usulan pembangunannya sudah ditampung dalam APBD Provinsi Sumatera Utara TA 2015, Paska banjir pertama Januari 2015 telah dilakukan survey Dinas Pengairan Pemprov Sumut dan telah diukur sepanjang 400 meter untuk pembuatan bronjong.Camat Rantau Selatan Hardyanto, SSTP menjelaskan longsor terjadi Rabu (12/8) sekira pukul 01:00 WIB."Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan harta benda. Namun untuk mengantisipasi agar tidak sampai ke rumah penduduk yang berjarak lebih kurang 5 meter lagi, sangat perlu dipasang bronjong," sebut Hardyanto. (D10/k)