Tebingtinggi (SIB)- Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Drs H Pardamean Siregar MAP mengatakan kepala sekolah ibarat ‘lokomotif kereta api’. Selain itu dia mengatakan gambaran sekolah yang penghuninya memiliki pola pikir sehat bisa dilihat dari kamar mandi yang ada di sekolah, kalau kamar mandi sekolah jorok sang kepala sekolah kejiwaannya perlu diperiksa. Hal itu disampaikannya pada pelantikan kepala sekolah dan pengawas di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi, Jumat (14/3). Pelantikan tersebut disaksikan Kepala Inspektorat Tebingtinggi H Marapusuk Siregar.“Perintah Wali Kota Ir Umar Zunaidi Hasibuan MM, agar seluruh sekolah di Tebingtinggi melakukan penghijauan dan bersih terutama kamar mandi. Kalau kamar mandi sekolah bersih itu menunjukkan bahwa penghuninya sehat sebaliknya juga kalau kamar mandi jorok kepala sekolahnya perlu diperiksa kejiwaannya,†jelas Pardamean.Dia menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah agar bekerja seperti lokomotif kereta api, datang duluan dan pulang belakangan. Kalau kepala sekolah bekerja demikian maka saya yakin sekolah akan maju dan berkembang, namun kalau yang terjadi sebaliknya itu tanda-tanda sekolah itu akan cepat hancur,†tegas Pardamean.“Jangan pula yang terjadi untuk kepala sekolah wanita yang duluan sampai di meja adalah tasnya, sedangkan laki-laki yang sampai duluan rokoknya. Yang benar kepala sekolah datang sebelum guru dan siswa datang. Periksa kebersihan kalau ditemukan ada yang kotor jangan juga kepala sekolah melangkahi karena merasa segan, kalau bisa awali dari kepala sekolah,†jelas Pardamean.Kabid Dikdas Drs Jonner Sitinjak mengatakan yang dilantik 1 orang kepala sekolah SD-SMP terpadu, 13 kepala sekolah SD, 1 kepala sekolah TK dan 2 pengawas SD serta satu pengawas SMP. Pelantikan ini merupakan bentuk penyegaran untuk menyongsong program Wali Kota Tebingtinggi menjadi sekolah hijau, bersih dan asri. “Ini bentuk penyegaran dan kebijakan pimpinan yang harus dilaksanakan,†jelas Jonner Sitinjak. (C17/f)