Pematangsiantar (SIB)- Kemiskinan masih tetap merajalela di negeri ini, sehingga masih banyak generasi negeri ini yang putus sekolah. Kurangnya pendidikan dan pengawasan mengakibatkan mereka jatuh ke narkoba atau HIV/AIDS.Demikian pernyataan GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) Cabang Pematangsiantar-Simalungun yang ditandatangani ketuanya Fower Full Fander Sihite yang disampaikan kepada SIB, Sabtu (15/8). Demikian juga kebebasan mendirikan rumah ibadah juga masih menjadi batu sandungan di negeri kita ini.Penegakan hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas, para oknum pejabat masih hobby melakukan KKN di masa kepemimpinannya serta para oknum politikus tidak lagi menyuarakan suara kenabian di tengah-tengah masyarakat.“Beberapa hal disebut di atas terkadang menimbulkan pertanyaan besar, apakah kita sudah merdeka atau kemerdekaan yang kita miliki hanya “selimut†kelepasan kita dari para penjajah?. Namun kita tidak perlu putus asa dan tetap mengharapkan bahwa akan terjadi perubahan di berbagai bidang yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat banyak serta yakin bahwa hari esok akan lebih baik dari pada hari ini.â€â€œOleh karena itu pada 9 Desember 2015 ini negara kita melaksanakan Pilkada serentak dan kita memiliki tanggung jawab besar untuk menentukan perubahan di negeri ini khususnya di daerah Pematangsiantar-Simalungun, di mana kita harus menjadi masyarakat yang cerdas untuk mengawal proses perjalanan Pilkada serentak tahun ini,†kata Fower.Untuk itu GMKI Cabang Pematangsiantar mengimbau seluruh warga masyarakat yang sudah terdaftar sebagai pemilih agar memilih pemimpinnya pertama, orang yang jujur, adil, berani, berdedikasi dan takut akan Tuhan. Kedua, mampu mengurangi kemiskinan khususnya di Kota Pematangsiantar-Simalungun. Ketiga, mampu memajukan pendidikan di Pematangsiantar-Simalungun serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam bidang sosial, budaya, ekonomi dan politik.Selain itu, GMKI Kota Pematangsiantar-Simalungun mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-70 (17 Agustus 1945–17 Agustus 2015) serta selamat Pesta Demokrasi 9 Desember 2015 dengan harapan bahwa Pilkada serentak dapat berjalan aman, damai, kondusif dan terpilih pemimpin yang takut akan Tuhan. (R-18/d)