Pakpak Bharat ( SIB )- Peringatan detik-detik 70 tahun Kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Pakpak Bharat berlangsung semarak dan meriah. Pagelaran drama klosal dengan judul “Harga sebuah kemerdekaan†yang ditampilkan Dandim 0206 Dairi bersama siswa siswi SMA Negeri 1 Salak, ragam pemberian penghargaan juga hiburan dan pertunjukan drum band mewarnai peringatan menambah suasananya semakin meriah.Peringatan diawali dengan bunyi sirene selama satu menit dipusatkan di Napasengkut Salak, Senin ( 17/8 ) dimulai tepat pukul 9:30 WIB. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA, Perwira upacara AKP Muh Nilram dan komandan upacara Danramil 06 Kerajaan Kapten Infantri Bainar Sikumbang. Sedangkan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Pakpak Bharat Sonni P Berutu STh dan doa dibawakan oleh Kandepag Drs H Saidup Kudadiri MM.Derap langkah sinergi dari gabungan siswa siswi SMA Negeri Pakpak Bharat yang tergabung dalam Paskibra 2015 menjadi titik perhatian utama seluruh hadirin. Dengan membentuk formasi angka 70 sebagai gambaran 70 tahun usia negeri ini, para anggota Paskibra dengan Pembawa Bendera Mey Shella br Hombing kelas II IPA 2 SMAN Salak dan pengibar Bendera Teguh R Ginting kelas II IPA3 SMA N 1 Salak, Boi Kusonta Banurea kelas II IPA2 SMAN Kerajaan dan Handika Berutu kelas 12 IPA 1 SMAN Sigunung menunaikan tugasnya dengan sempurna.Sederetan penghargaan diberikan pasca pelaksanaan upacara di antaranya, pemberian Satya Lencana kepada para PNS, yaitu Satya Lencana 10 tahun (10 orang), 20 tahun (21), 30 tahun (20) dan purna bhakti (9). Berikutnya masih ada penghargaan untuk perawat, bidan dan dokter Puskesmas terbaik, penyuluh teladan dan penghargaan kepada pihak BPTP Medan atas partisipasi dan pengabdiannya untuk pertanian tanaman pangan yang diterima Kepala BPTP Dr Ir Catur Hermanto serta peneliti madya Ir Amrizal Yusuf.Peroleh RemisiPeringatan detik-detik 70 tahun Indonesia merdeka di Karo juga meriah. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Karo Terkelin Brahmana SH di Stadion Bola Jalan Samura Kabanjahe, Senin (17/8).Teks Proklamasi dibacakan Ketua DPRD Karo Nora Else Surbakti. Seusai acara pokok, para unsur Muspida langsung ke Rutan Kabanjahe untuk pemberian remisi sebanyak 111 orang narapidana yang diserahkan Ketua PN Kabanjahe Saut Maruli Tua Pasaribu SH dan disambut Kepala Rutan Kabanjahe Kriston Napitupulu SH. Ada sekitar 13 orang narapidana langsung bebas pada, Senin (17/8) setelah mendapatkan remisi umum (4 orang) dan remisi dasawarsa (9 orang).Pemberian remisi dilangsungkan di komplek Rutan Kabanjahe Kelas II B, bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ketua PN Kabanjahe Saut Maruli Tua Pasaribu SH MH dan membacakan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia. Remisi diserahkan secara simbolis kepada tiga orang narapidana masing-masing Dwi Puspita Ningsih, Bayu Dwi Handoko dan Awinda Wahyu Hidayat.Ketua PN Kabanjahe Saut Maruli Tua Pasaribu mengatakan, agar bagi Napi yang mendapat remisi agar terus menjaga kelakuan baik di dalam penjara, sedangkan bagi yang belum mendapat remisi agar terus memperbaiki kelakuannya.Selanjutnya dimulai pada pukul 11.00 WIB, ribuan peserta yang terdiri dari siswa sekota Kabanjahe, unsur TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat tetap antusias menggelar pawai keliling kota Kabanjahe.Pawai mulai bergerak dari Stadion Samura Kabanjahe dengan mengelilingi Kota Kabanjahe disambut oleh unsur Muspida, sejumlah anggota DPRD Karo, Kepala Dinas Pemkab di depan rumah dinas Bupati Karo dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.Berikan Tali AsihHUT ke-70 RI diperingati di Kabupaten Langkat. Peserta upacara unsur TNI/Polri, Korpri, organisasi kemasyarakatan, veteran juang, tokoh masyarakat/pemuda, dan pelajar di Alun-alun T Amir Hamzah Stabat, Senin (17/8).Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH bertindak sebagai inspektur upacara dan Ketua DPRD Langkat Terbit Rencana Perangin-angin SE membaca teks proklamasi. Sedangkan Kapten Inf Syamsul Huda dari Yon 100/Raider bertindak sebagai komandan upacara.Bupati Ngogesa menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Langkat bahwa 17 Agustus 1945 nerupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Karena melalui semangat para pejuang rela berkorban, mereka mampu mempersembahkan kado terindah untuk bangsa Indonesia yaitu kemerdekaan.Peringatan HUT RI diwarnai beragam kegiatan, dimulai dari apel kehormatan dan renungan suci di makam Pahlawan Pangkalan Berandan. Selain itu memberikan tali asih kepada 8 veteran juang RI asal Langkat, yakni Wakimin, Yatiman, Ramidi, Ratimah, Saniah, Meising Barus, M Idrus dan Arifin Ahmad.Usai peringatan dilanjutkan pawai karnaval dan atraksi gajah.Drama KolosalPeringatan HUT ke-70 RI di Dairi juga begitu meriah. Pasukan Paskibra yang terdiri dari gabungan pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Dairi terlihat dengan tegap berjalan memasuki lapangan upacara membentuk formasi HUT ke-70 RI dan siap mengibarkan bendera setelah salah seorang petugas menerima bendera dari Pimpinan Upacara.Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, diperingati di Lapangan Stadion Utama, Sidikalang. Naskah proklamasi kemerdekaan dibacakan Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani. Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara yang bertindak sebagai komandan upacara berasal dari anggota Kodim 0206/Dairi Kpt Marlon Marbun.Sebelum upacara peringatan, pertunjukan drama kolosal kemerdekaan dilakonkan siswa SMK Prima dengan judul “Pahlawan yang Terlupakanâ€. Setelah upacara selesai dilanjutkan penyerahan penghargaan kepada Lurah dan Kepala Desa atas terpilihnya Desa dan Kelurahan terbaik dan penghargaan kepada siswa SD yang mendapat juara OSN tingkat nasional. (Tim/d)