Langkat (SIB)- Populasi ternak domba di Kabupaten Langkat terus meningkat, hingga Agustus ini sudah mencapai 343.389 ekor yang tersebar di berbagai kecamatan.“Sentra pengembangan domba untuk Langkat berada di Kecamatan Stabat dan Sawit Seberang,†kata Kepala Dinas Peternakan Langkat melalui Kepala Bidang Produksi Agustawan karnajaya, di Stabat, Rabu (26/8).Agustawan mengungkapkan sentra pengembangan domba terbesar di Kecamatan Stabat 57.802 ekor, Sawit Seberang mencapai 54.300 ekor, selain itu Kecamatan Hinai 53.250 ekor, Kecamatan Binjai 30.713 ekor, Kecamatan Secanggang 23.647 ekor.“Domba-domba ini merupakan pemeliharaan peternak dalam rangka meningkatkan swasembada daging di daerah ini, khususnya juga mendukung katahanan daging di Sumatera Utara,†katanya.Tidak hanya domba, di daerah ini juga peternak mengembangkan kambing, babi, kelinci, yang kesemuanya juga dalam rangka meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, disela-sela kegiatan mereka usai melakukan bercocok tanam padi.Untuk populasi kambing sekarang ini sudah mencapai 286.896 ekor, dimana yang terbanyak berada di Kecamatan Secanggang 24.587 ekor, Kecamatan Salapian 22.073 ekor, Kecamatan Wampu 20.905 ekor, kecamatan Hinai 20.821 ekor.“Untuk populasi kambing ini juga berada di 23 kecamatan yang ada, ini juga dalam rangka mendukung ketahanan dan swasembada daging di Sumatera Utara,†ungkapnya.Kabupaten Langkat, memang selama ini dikenal sebagai sentranya domba, maupun kambing di Sumatera Utara, untuk itu perhatian pemerintah daerah terutama Bupati Langkat Ngogesa Sitepu untuk pengembangan keduanya sangat mendorong agar ternak terus dikembangkan.Sementara untuk populasi babi sekarang ini sudah ada 29.896 ekor dan kelinci 825 ekor, ini juga menambah pendapatan ekonomi masyarakat, yang juga menjadi perhatian instansinya untuk terus mendorong masyarakat mengembangkannya. (Ant/q)