Tapanuli Utara (SIB)- Kerusakan jalan propinsi yang menghubungkan Pangaribuan-Garoga Kabupaten Tapanuli Utara semakin parah dua tahun terakhir ini. Tanda-tanda bakal diperbaiki Dinas Bina Marga Propinsi Sumatera Utara hingga kini tidak ada walau telah berulangkali diusulkan Pemkab Tapanuli Utara.Anggota DPRD Taput daerah pemilihan IV terdiri dari Sahala Tua Hutapea (Ketua Fraksi PAN), Jasminto Simanjuntak (PKPI), Maradona Simanjuntak (Nasdem), Emmi Lestari Pakpahan (Demokrat) sangat menyesalkan ketidak pedulian Pemprovsu tersebut.Meluapkan kekesalannya, para anggota dewan ini mengajak para SKPD Pemkab Taput melakukan aksi “pagar betis†di jalan rusak yang digenangi air hingga 70 Cm saat kunjungan kerja, Selasa (25/8).“Dua tahun terakhir ini tidak ada penanganan perbaikan dari Provinsi Sumatera Utara. Panjang ruas jalan ini hanya 31 Km, tapi 21 Km sudah hancur total. Lubang-lubang besar menganga hampir di seluruh badan jalan dan saat turun hujan jadi tergenang hingga 70 Cm. Kondisi ini menyulitkan pengendara bermotor dan harus ekstra hati-hati saat melintas agar terhindar dari kecelakaan maupun kerusakan kendaraanya,†ujar para dewan.Sejumlah SKPD Pemkab Taput pun ikut dalam aksi pagar betis tersebut antara lain Sekretaris Dinas Cipta Karya Budiman Gultom, Badan Penanggulangan Bencana Daerah SDV Sihombing, Kaban Bapemas dan Pemdes Binhot Aritonang, mewakili Dinas PUK Laomor Situmorang, mewakili Bappeda Augus Sinaga, Ronny Lumbantobing, Camat Pangaribuan Rapiddin Sormin dan Danramil J Sembiring.Kabid Perencanaan Perekonomian dan Penanaman Modal Bappeda Taput Augus Sinaga kepada SIB menjelaskan kerusakan jalan Pangaribuan-Garoga ini telah berulangkali diusulkan Dinas PUK Taput untuk diperbaiki Dinas Bina Marga Sumatera Utara.Terkait hal itu para anggota dewan berpendapat seharusnya rehabilitasi dapat dikerjakan Pemprovsu secara bertahap apabila dalam satu tahun angggaran tidak dapat dialokasikan dana yang besar.Sahala Tua Hutapea menegaskan kondisi jalan Pangaribaun-Garoga ini tidak layak lagi dilalui kendaraan roda empat (mobil-red). “Kami anggota DPRD Taput Dapil IV mendesak Pemprovsu untuk segera memperbaiki di tahun 2016 nanti. Kalau tidak segera diperbaiki akan semakin menyusahkan masyarakat karena jalan ini akses satu-satunya terutama membawa hasil pertanian ke daerah lain,†ucapnya.Dijelaskan, pada awal 2015 lalu pihaknya sempat mendapat informasi jalan Pangaribuan-Garoga mendapat jatah perbaikan hotmix sepanjang 1,5 Km. Namun entah bagaimana proyek perbaikan tersebut raib begitu saja. “Saya sudah dipastikan PU Taput proyek itu tidak ada lagi. Kami sangat menyesalkan praktik-praktik seperti itu,†ujarnya.Menurutnya, untuk memastikan hal tersebut, anggota DPRD Taput dalam waktu dekat ini akan berkonsultasi langsung ke Bina Marga Sumatera Utara. (BR5/c)