Langkat (SIB)- Sebanyak 23 rumah dan 1 gedung sekolah dasar di tiga kecamatan di Langkat, rusak diterpa angin puting beliung, Rabu (26/8) sekitar pukul 17.35 WIB.Daerah yang banyak terkena musibah angin kencang yang diawali hujan dan awan gelap itu Dusun 2 Timur Desa Sukamakmur sebanyak 13 rumah dan 1 gedung sekolah dasar No 054871 dan 2 rumah di Dusun 4 Desa Sambirejo Kecamatan Binjai .Sedangkan kerusakan rumah terparah umumnya meluluhlantakan atap, seng terbang dibawa angin termasuk satu gedung SD yang dalam kondisi rehab tersebut dan tiba tiba tertimpa pohon ,sehingga atap seng dan plapon turut rusak. 13 rumah di Desa Sukamakmur milik Devi Syahfitri (32), M Ramli (44) Wahyudi (55) , Widianto (32) , Sugianto (51), Asno (48), Aminah (65) Samsiah (60), Sukadi (35), Mugiono (55), Suparmin (65). Paimin (55) Mujiah (41) sedangkan di Desa Sambirejo 1 gedung SD dan 2 unit rumah milik Dedi Irawan dan Budianto. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Kabupaten Langkat Irwan Syahri Kamis (27/8) menyebutkan selain menimpa Kecamatan Binjai secara bersamaan dua kecamatan lain yang turut terkena angin putting beliung di Kecamatan Stabat yakni Desa Kwala Begumit sebanyak 6 unit rumah disusul Kecamatan Selesai di Desa Mancang dengan jumlah 2 unit rumah.Hingga Kamis sore , pihak BPBD Langkat terus memantau setiap kecamatan di Kabupaten Langkat teemasuk meminta data ke pihak Camat masing - masing. Sedangkan sebagai upaya bantuan melalui BPBD Langkat telah memberi makanan siap saji kepada warga korban angin puting beliung sebanyak 23 rumah tersebut.Tewas Tertimbun Tanah Galian C Kepala BPBD Langkat Irwan Syahri mengaku mendapat laporan dari Kecamatan Padang Tualang bahwa seorang warga Saharuddin (68) warga Dusun Tembusai Desa Besilam Kecamatan Padang Tualang, tewas tertimbun tanah galian C di Dusun Toba Nauli Desa Kwala Besilam Kecamatan Padang Tualang, Rabu (26/8) pukul 14.00 WIB.Diakuinya, korban saat itu istirahat di bawah bukit tempat pengambilan tanah timbun dan tiba tiba tanpa disadarinya tanah timbun tersebut longsor dan menimbunnya. Korban ditemukan tewas Selanjutnya korban dievakuasi pengusaha galian C tersebut, katanya. (B-03/c).