Medan (SIB)- Ikatan Cendikiawan Karo Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk membantu mengatasi berbagai persoalan yang menimpa masyarakat Karo yang semakin terpuruk akibat bencana erupsi Gunung Sinabung. "Bencana erupsi Sinabung membuat perekonomian Karo terpuruk dari sebelumnya masuk dalam lima besar penyumbang perekonomian di Sumut, dewasa ini turun menjadi ke-10," ujar Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Karo (ICK) Sumut Prof Sukaria Sinulingga di Medan, Sabtu (29/8).Dia yang didampingi Ketua Umum ICK Sumut Budi D Sinulingga, Ketua Nurlisa Ginting dan Bendahara Umum Ester Junita Ginting mengatakan itu usai acara deklarasi pembentukan ICK Sumut.Menurut dia, Karo selama ini menjadi pemasok besar hasil pertanian dan hortikultura Sumut, baik untuk keperluan di dalam dan ekspor.Melihat kontribusi Karo yang menurun itu, maka ICK menilai perlu upaya terus membangkitkan kembali kejayaan Karo."Dengan terbentuknya ICK dengan komitmen kuat untuk mencarikan solusi dan menangani, maka diharapkan krisis Karo bisa teratasi," katanya.Sukaria menjelaskan, langkah untuk menangani Karo dimulai dari disosialisasikannya keberadaan ICK Sumut kepada masyarakat Karo. Kemudian mengajak semua masyarakat untuk bangkit bersama."Langkah lainnya tentunya adalah menjalankan langkah konkrit untuk membangun kembali perekonomian Karo termasuk memperjuangkan agar pemerintah dan sejumlah pihak, termasuk masyarakat lainnya untuk juga peduli membantu membangun Karo," katanya.ICK, ujar dia, akan segera membuat "peta masalah" seperti daerah mana dan kegiatan serta infrastruktur apa yang harus diprioritaskan."Mudah-mudahan setahap demi tahap masalah di Karo teratasi meski masih ada ancaman bencana," katanya.Ketua Umum ICK Sumut Budi D Sinulingga menjelaskan, deklarasi dilakukan untuk mempersatukan para cendikiawan Karo yang mau berfikir kritis untuk memajukan masyarakat Karo di manapun berada.Menurut Budi, deklarasi adalah titik awal suatu perjalanan panjang yang memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh dari para cendikiawan Karo untuk berbuat sesuatu sesuai dengan visi dan misi organisasi yang telah dirumuskan. "Dalam waktu dekat langkah pertama yang dilakukan usai deklarasi adalah ICK akan merumuskan program kerja yang konkrit dan realistis," kata Budi yang masuk sebagai anggota dewan Kota Medan.Ketua ICK Indonesia, Gelora Tarigan, mengatakan berdasarkan perhitungan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPNB), sejak erupsi pada September tahun 2013, kerugian yang sudah diderita masyarakat mencapai Rp 180 triliun. "Hingga kini tidak ada yang bisa memprediksi kapan erupsi Sinabung berakhir sehingga ICK Sumut harus segera mengambil tanggung jawab kolektif untuk ikut mengatasi persoalan dan membina hubungan kerja sama dengan pemerintah," katanya. (Ant/q)