Rantauprapat (SIB)- Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Pemkab Labuhanbatu H Kamal Ilham SKM menyesalkan sikap pengelola Toilet Pasar Gelugur yang tidak pernah menyetor retribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD). Akibatnya, perawatan toilet dan safety tank minim."Sejak pasar ini difungsikan, sekalipun tidak pernah pengelola WC menyetor PAD. Coba bayangkan, tunggakan mereka sudah mencapai puluhan juta, sementara untuk mengatasi membludaknya safety tank itu, saya sudah 3 kali melakukan rehab, tapi pengelolanya hanya mengambil untung tanpa memikirkan anggaran untuk melakukan pembenahan," sebut H Kamal.Disinggung mengenai rencana aksi mahasiswa ke Dinas Pasar Kebersihan, Kamis depan, ia mengaku siap menghadapi aksi dimaksud dan akan menjelaskan kepada mahasiswa demonstran tentang kondisi dan pengelolaan pasar semi tradisional tersebut."Saya sangat berterimakasih apabila aksi itu dilaksanakan dan saya siap menjelaskan kepada mereka bagaimana situasi di lapangan dan saya juga merasa terbantu kalau ada aksi itu untuk lebih gamblang menjelaskan permasalahan atas adanya aksi demonstrasi," sebut mantan Ketua DPD KNPI Labuhanbatu itu.Dia pun berharap, hal itu (aksi mahasiswa) dapat menyadarkan pedagang untuk tertib ke depan berdagang di Pasar Gelugur Rantauprapat. (D10/q)