Kisaran (SIB)- Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Asahan menggelar seminar sehari mengenai kuasa gelap atau Okultisme dengan mengundang semua gereja dan guru-guru agama Kristen di Gereja Methodist Indonesia (GMI) Marantha Jalan Panglima Polim Kisaran.Ketua panitia Pt Muhammad Ginting dalam laporannya mengungkapkan seminar Okultisme digelar bertujuan supaya lebih mengetahui apa itu kuasa gelap. Kuasa-kuasa kegelapan, tanpa disadari telah merusak hubungan manusia dengan Tuhan Yesus Kristus. Memprihatinkan, katanya, berdasarkan pengamatan belakangan ini bila ada anak sekolah beragama Nasrani yang kerasukan untuk mengobatinya dicari orang pintar atau paranormal dan bukan dicari pendeta.“Harus tahu apa itu kuasa gelap, jangan sampai anak murid kerasukan, guru agama Kristen lari dan mencari paranormal guna mengobati,†ujarnya.Ketua Bamag Asahan Ir Hardo Simanjuntak menyambut baik banyaknya peserta yang hadir. Namun, seminar berhasil bukan dilihat dari ramainya peserta, tapi bagaimana para peserta dapat mengerti, memahami topik yang dipaparkan oleh narasumber. Seminar sehari Okultisme, jelasnya, memiliki spesialis tersendiri. Hal ini dikarenakan untuk mengusir kuasa-kuasa gelap dibutuhkan iman yang teguh.Rev Ir Tuan Simorangkir MDiv dalam pencerahannya kepada para peserta mengatakan jika kita mengamati pelayanan Tuhan Yesus Kristus, Juru Selamat dan Raja kita ada beberapa jenis pelayanannya yaitu Yesus memberitakan Injil (Luk 4:18; Mat 9 : 35), dimana setiap yang percaya kepada Yesus haruslah memberitakan Injil. Ia mengajarkan Firman Tuhan (Mat 5 : 1); Mat 9 : 35), Ia menyembuhkan orang-orang sakit (Mark 1 : 34a; Mat 9 : 35), Yesus melepaskan orang yang diikat Iblis dan mengusir setan-setan (Lukas 13 : 16; Mark 2 : 34), Yesus membangkitkan orang mati (Lukas 7:14-15; Yoh 11: 43-44a, Ia membaptis dengan Roh Kudus (Mat 3 : 11), Ia memberi makan orang yang lapar (Mat 14:19-20), Ia menggembalakan domba-domba milik-Nya.Dijelaskan, Okultisme artinya ajaran atau paham tentang hal-hal gelap. (D04/f)