Pematangsiantar (SIB)- Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Pematangsiantar menutup pelatihan khusus kecantikan/salon, Rabu (2/9).Pelatihan tersebut diikuti 20 peserta dari empat kelurahan di Kecamatan Siantar Timur, mulai tanggal 4 Agustus-2 September 2015, yang anggarannya bersumber dari dana bantuan hasil cukai tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 100 juta.Kadinsosnaker Kota Pematangsiantar, Poltak Manurung didampingi Kabid Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja, H Sembiring dalam sambutannya meminta seluruh peserta pelatihan khusus kecantikan supaya memanfaatkan kesempatan dan ilmu yang diterimanya dari instruktur untuk menambah pendapatan perekonomian keluarga.Selain untuk menambah perekonomian, Poltak Manurung juga berharap, agar ilmu yang diterima tersebut dapat nantinya membuka lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran di Kota Pematangsiantar, khususnya dalam menghadapi MEA 2015 ini.Lebih lanjut Poltak Manurung mengatakan, selain mendapat bekal ilmu, para peserta pelatihan khusus kecantikan juga akan diberikan peralatan alat kecantikan untuk dipergunakan para peserta menjalankan ilmu yang diterima.“Selain kita bekali ilmu kecantikan, kita juga memberikan satu set alat kecantikan, seperti tempat tidur cuci rambut, cermin, make up dan mengganti seluruh perongkosan peserta selama dalam pelatihan,†ujarnya.Sementara itu salah seorang perwakilan peserta kecantikan, R Marbun mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Dinsosnaker, sehingga dapat lebih memahami cara melakukan tatarias kecantikan dan berjanji akan membuka usaha kecantikan dan membuka lapangan kerja.Disamping itu, R Simanjuntak selaku instruktur pelatihan kecantikan mengatakan, selama pelatihan seluruh peserta telah mengikuti pelatihan dengan serius dan sungguh-sungguh, sehingga tidak diragukan lagi kemampuannya untuk merias.Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan penyerahan peralatan kecantikan kepada seluruh peserta dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah. (C06/q)