Mahasiswa Unjukrasa PT Adira Tebingtinggi

- Sabtu, 05 September 2015 18:33 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Tebingtinggi (SIB)- Puluhan mahasiswa tergabung dalam Ikatan Pelajar Al-Wasliyah dan Lembaga Pemantau Anggaran Negara (Lapan) Kota Tebingtinggi unjukrasa di depan  Kantor Cabang PT Adira Multi Finance  Jalan Ahmad Yani Kota Tebingtinggi, Jumat (4/9). Unjukrasa itu mendapat pengawalan petugas Polres Tebingtinggi.Koordinator aksi, Sandy yang berorasi dengan mempergunkan alat pengeras suara meminta Pemko Tebingtinggi untuk menutup dan mencabut izin PT Adira Multi Finance Tebingtinggi. Diminta masyarakat memboikot PT Adira karena telah melanggar tata cara eksekusi jaminan fidusia menurut undang-undang No 42 tahun 1999, bahkan denda 0,5 persen perhari dari besarnya angsuran yang ditetapkan PT Adira apabila konsumen telat membayar angsuran sangat merugikan konsumen.PT Adira juga diindikasikan mengangkangi ketentuan dan peraturan yang ada, berdasarkan adanya indikasi tidak didaftarkanya jaminan fidusia kredit sepeda motor kelembaga fidusia di Jakarta dan ke Pengadilan setempat. PT Adira juga melanggar hukum dalam hal pelelangan umum yaitu eksekusi obyek jaminan fidusia dilaksanakan oleh penerima fidusia tanpa intervensi dari pengadilan. Masyarakat (konsumen) menjadi pihak yang selalu jadi  korban dan negara dirugikan.Pengunjukrasa juga meminta kepada Polres Tebingtinggi menangkap para debt colektor yang bertindak anarkis dan semena-mena ketika menarik sepeda motor para konsumen.Dalam unjukrasa itu, sempat terjadi aksi saling dorong antara Satpam PT Adira dengan para pendemo yang mencoba memaksa masuk ke halaman kantor PT Adira yang tertutup pagar besi. Namun kericuhan dan saling dorong tidak berlangsung lama karena petugas Polres Tebingtinggi dipimpin Kanit Sabhara Ipda V Manulang menengahi dan mengingatkan mahasiswa agar tidak berbuat anarkis."Mahasiswa boleh dan bebas menyampaikan aspirasi, namun harus dilakukan dengan cara yang benar dan tidak anarkis," pinta  Ipda V Manulang.Kendati terus melakukan orasi, namun pihak PT Adira tidak ada yang keluar menemui pengunjukrasa. wartawan yang mencoba melakukan konfirmasi juga tidak dilayani. Satpam PT Adira Amir Ismail Nasution kepada Wartawan mengatakan pimpinanya sedang istirahat.Sebelum membubarkan diri, para pengunjukrasa mengancam jika tuntutan mereka tidak ditanggapi Pemko Tebingtinggi dan pihak kepolisian, mereka berjanji akan kembali melakukan aksi demo dengan massa yang lebih banyak lagi. (C16/k)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terima Kunjungan Edukatif Pesantren Darularafah Raya di Fuel Terminal Medan

Martabe

Cipta Kondisi di Rantauprapat, Polres Bersama Kodim dan Pemkab Labuhanbatu Patroli Gabungan

Martabe

Libur Panjang Imlek 2026, Jasamarga Catat Peningkatan Volume Lalin di 6 Ruas Tol Regional Nusantara

Martabe

Dicegat saat Naik Motor, Pemuda Asal Sinaksak Dibekuk Polisi di Tanjung Pinggir

Martabe

Polres Tanah Karo Gelar Razia Penyakit Masyarakat, 18 Orang Diamankan

Martabe

Ops Keselamatan Toba 2026 Berakhir, Tilang dan Kecelakaan di Tanjungbalai Nihil