Tebingtinggi (SIB)- Belum setahun selesai dikerjakan, proyek pemeliharaan berkala jalan lingkungan/ pembuatan jalan setapak di Gang Becek Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi sudah rusak.Warga setempat, Wahyu (26) yang juga aktifis Mahasiswa Alwasliyah kepada Wartawan, Minggu (6/9) mengatakan sangat kecewa atas hasil pekerjaan jalan setapak di Gang Becek Kelurahan Pasar Baru. Proyek Dinas PU tersebut katanya, baru dikerjakan tahun 2014 lalu dengan anggaran Rp 100 juta, namun saat ini di beberapa titik sudah pecah-pecah."Proyek jalan setapak ini belum ada setahun masa anggaran berjalan namun sudah rusak," tegasnya. Cepatnya rusak jalan setapak itu diduga akibat kurangnya pengawasan dari pengguna anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebingtinggi.Melihat hasil pekerjaan yang belum setahun, Wahyu meminta agar pihak penegak hukum dapat menelusuri dan memeriksanya. Dengan demikian ke depan, tidak ada lagi kontraktor yang mengerjakan proyek asal siap tanpa mengutamakan kualitas.Menurut Wahyu, di plank papan proyek, pembangunan jalan setapak itu dikerjakan CV Mitra Bangun Sarana dengan anggaran Rp 100.000.000 pada tahun 2014. (C16/f)