Wujudkan Program Presiden Jokowi

Personil Koramil 10/Blb dan Dinas Teknis Pertanian Hatonduhan Bantu Petani Tingkatkan Produksi Jagung

- Kamis, 10 September 2015 19:47 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Personil-Koramil-10-Blb-dan-Dinas-Teknis-Pertanian-Hatonduhan-Bantu-Petani-Tingkatkan-Produksi-Jagung.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Jadi H Sinaga ST
Sebelum menaman jagung, petani yang tergabung dalam Koptan (kelompok tani) Pardomuan Nauli bersama dinas teknis pertanian kecamatan set empat dan Koramil 10/Blb Dim 0207/Sml foto bersama di areal percontohan tepatnya di Huta Pardamean Nauli Nagori Jawa To
Simalungun (SIB)- Untuk menyukseskan program Presiden Jokowi dalam swasembada pangan, petani yang tergabung dalam Koptan (kelompok tani) Pardamean Nauli melaksanakan penanaman perdana komoditi pertanian jenis jagung di areal pertanian seluas 2 (dua) hektar tepatnya di Huta Pardamean Nauli Nagori Jawa Tonga 1 Kecamatan Hatonduhan–Simalungun, Rabu (9/9). Kegiatan terselenggara atas kerja sama dan bimbingan dari dinas teknis pertanian kecamatan setempat dan Koramil 10/Blb Dim 0207/Sml.Di sela–sela kegiatan, Danramil 10/Balimbingan Kapten Arm Ironi E Tampubolon didampingi Ketua Kelompok PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Kecamatan Hatonduhan Zamruddin Sam SP, Ka UPTD Pertanian Kecamatan Hatonduhan Syamsudin dan M Simanjuntak (anggota koptan Pardamean Nauli) mengatakan, kegiatan ini merupakan program komando atas dan Dandim 0207/Sml Letkol Inf Oni Kristiyono Goendong SH dalam membantu petani mensukseskan program ketahanan pangan.Dijelaskan, dipilihnya jagung sebagai salah satu komoditi pangan disebabkan, saat ini irigasi sedang masa rehab yang membuat debit air berkurang. Sehingga, jika dipertahankan menanam komiditi padi, pertumbuhannya diperkirakan akan mengalami gangguan.Biasanya tambahnya, petani menanam jagung masih menggunakan metode lama, karena itu, dinas teknis pertanian kecamatan bersama personil Koramil 10/Blb mensosialisasikan metode dan varietas P29 terbaru yang efektif. Manfaatnya, selain konsumsi air berkurang juga hasil produksi akan meningkat 3 (tiga) kali lipat atau lebih.Sebagai bentuk keseriusan tambahnya, dirinya juga memerintahkan 2 (dua) personil Koramil 10/Blb yaitu Serma KA Sautan (Kaposramil 10/Blb) dan Kopda Parulian Sinaga (Babinsa Nagori Jawa Tonga 1) untuk mengawal atau pengawasan kegiatan ini, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga masa panen. Melalui pengawalan dan pengawasan, akan didapat data perbandingan hasil panen.Untuk itu, dirinya mengajak petani untuk mensukseskan program swasembada pangan yang telah ditargetkan Presiden Jokowi. Sebab, tanpa peran dari masyarakat, program ini tidak akan berhasil. (C12)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Ops Keselamatan Toba 2026 Berakhir, Tilang dan Kecelakaan di Tanjungbalai Nihil

Martabe

Patroli Malam Polsek Labuhan Ruku Sasar Titik Rawan di Pesisir Tanjung Tiram

Martabe

Sat Lantas Polres Tanjungbalai Ramp Check Transportasi Umum

Martabe

Fortuner Ditabrak KA di Asahan, Dua Meninggal dan Satu Luka Berat

Martabe

Patroli Subuh, Timsus Dayok Mirah Sikat Sepeda Motor Knalpot Brong di Pematangsiantar

Martabe

Kapolri Diapresiasi Titiek Soeharto, Terjunkan Mobile Water Treatment Bagi Warga