Tobasa (SIB)- Ribuan ekor ikan mas milik petani di Kecamatan Siantar Narumonda dan Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) ditemukan mati, Selasa (8/9). Belum diketahui penyebab matinya ribuan ikan itu, namun dugaan sementara akibat serangan virus herpes.Salah seorang petani ikan, W Marpaung mengaku, awalnya terkejut melihat puluhan ikan mas miliknya mengapung di kolam. Namun, hal ini terjadi tiap hari, hingga akhirnya ikan mas di kolamnya tidak tersisa satu ekor pun.“Kejadian ini pertama kali diketahui minggu lalu hingga seluruh petani ikan terkejut melihat ikan mas di kolam mengapung,†ujarnya.Dikatakannya, setelah puluhan tahun menjadi petani ikan mas, baru kali ini terjadi ribuan ikan mati. Padahal, kata Wakner, bertani ikan mas setelah panen dapat membantu biaya pembelian pupuk untuk sawahnya.“Biasanya setiap tahun hasil penjualan ikan mas dapat membantu biaya pupuk. Namun sekarang hanya untuk balik modal saja tidak bisa,†sebutnya.Atas kejadian ini, petani ikan di Kecamatan Narumonda dan Sigumpar mengaku trauma. Untuk saat ini para petani ikan mencari tahu penyakit yang menyerang ikan mas meraka.“Kita butuh bantuan Pemkab Tobasa melalui dinas terkait untuk mengetahui penyebab matinya ikan mas kami. Kalau bisa pemerintah dapat mengurangi beban yang kami alami saat ini,†katanya. (F01/y)