Simalungun (SIB)- Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun mengajak seluruh masyarakat di “Bumi Habonaron Do Bona†untuk menolak money politics pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, 9 Desember mendatang.Hal tersebut disampaikan Ketua GAMKI Silimakuta Edi Saputra Sagala kepada wartawan, Kamis (10/9) di Saribudolok. Menurutnya, money politics di pesta demokrasi adalah pembodohan. Hal ini disebutkannya, karena langkah tersebut bukan bertujuan untuk membangun, namun justru harus kekuasaan yang ujung-ujungnya membuat masyarakat sengsara.“Untuk itu, diminta kepada seluruh khalayak supaya menolak dengan tegas praktek politik uang di Pemilukada Simalungun 2015. Mari kita cerdas memilih calon-calon pemimpin Simalungun. Jangan mau terjebak dengan uang yang diberikan oknum tertentu dengan tujuan memilih calon tertentu. Mari kita bersama-sama menolaknya,†kata Edi Saputra.Ia mengatakan, apabila masyarakat memilih calon tertentu hanya karena uang, maka pembangunan jangan diharapkan. Karena, si calon pasti lebih mengutamakan uangnya kembali ketimbang memikirkan kesejahteraan rakyat.“Oleh karenanya, masyarakat jangan mau dibandrol dengan uang, tapi kita tunjukkan kepada Indonesia, bahwa masyarakat Simalungun tidak bisa dihargai dengan uang. Untuk itu, marilah kita berfikir cerdas memilih pemimpin 5 tahun ke depan demi kemajuan Kabupaten Simalungun,†katanya.Dalam kesempatan ini, ia menghimbau kepada Panwaslih Simalungun supaya agresif dalam mengawas tahapan-tahapan Pemilukada mulai saat ini hingga perhelatan digelar 9 Desember. (C09/y)