Tarutung (SIB)- Bendungan berbiaya puluhan miliar rupiah dengan sumber dana dari Balai Wilayah Sungai Sumatera II dibangun di Desa Simanungkalit Kecamatan Sipoholon akan selesai dikerjakan mampu mengairi areal persawahan seluas 1650 Ha untuk daerah Kecamatan Sipoholon dan Tarutung.Pelaksana proyek dari PT Hariara Daulat Butarbutar kepada SIB, Kamis (10/9) mengungkapkan, proyek itu dikerjakan sejak tahun 2014, namun bukan multi years."Pengerjaan tahap pertama tahun 2014 anggaran dari APBN sebesar Rp 18,2 miliar. Sedangkan tahun 2015 berbiaya Rp 13,1 untuk pintu bendungan dan tanggul penahan banjir dan Rp 6,2 miliar untuk pengerjaan jaringan irigasi, " jelasnya.Dia mengatakan, bentang bendungan ukuran lebarnya 47 meter dan panjangnya 60 meter."Target direncanakan, pengerjaan bendungan untuk mengairi persawahan 1650 Ha akan selesai 31 Oktober 2015. Tetapi permintaan Bupati Taput, proyek itu diselesaikan 5 Oktober 2015, " jelasnya.Dia menjelaskan, sistem kerja jaringan irigasi beroperasi secara manual. Tidak secara otomatis karena pihak provinsi tidak sanggup menanggulangi biaya perbulannya karena keterbatasan anggaran." Total biaya keseluruhan yang dibutuhkan sebenarnya berkisar Rp 60 miliar. Jadi tahun depan akan kita bangun lagi pintu penghubung pembagi air di Pardangguran Tarutung, " terangnya. (E03/c)