Pematangsiantar (SIB)- Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) berencana dalam waktu akan mengoptimalkan kembali pasar tradisional Pasar Tojai, di Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.Demikian disampaikan Direktur Utama PD PHJ, Drs Setia Siagian di sela-sela kegiatan Jumat bersih di Pasar Tojai yang memiliki 24 kios di atas lahan lebih kurang 1 hektar.“Kita membersihkan ini karena ada rencana akan melakukan rehab berat. Dan, nanti setelah direhab, unit produksi PD Pasar Horas akan berjualan, seperti sembako dan diharapkan masyarakat dapat ikut menempati kios untuk berjualan hasil bumi, dan ikan,†kata Setia sembari menjelaskan akan mengaktifkan petugas jaga malam dan trantib di pasar tradisional tersebut.Lebih lanjut Setia Siagian mengatakan, kebijakan merehab Pasar Tojai untuk mendukung program Presiden Jokowi yang akan membangun 5000 pasar tradisional di seluruh Indonesia. “Jadi bukan hanya sekedar merehab namun juga untuk mewujudkan program Presiden Jokowi yang akan membangun 5000 pasar tradisional, kita sudah membuat proposal atau permintaan ke kementerian perdagangan,†ungkapnya.Namun sebelumnya, kata Setia, pihaknya harus terlebih dahulu mempunyai bukti penyerahan hak penuh dari Pemerintah Kota. “Sebab, proposal pembiayaan harus melampirkan bukti kepemilikan,†tukas Setia seraya menceritakan bahwa dulunya Pasar Tojai itu adalah paketnya perumahan Tozai, yang pada tahun 90-an dihibahkan ke Pemko untuk lokasi pasar.Dari segi kepadatan penduduk, Setia menyakini Pasar Tojai yang akan diaktifkan kembali akan menjadi pasar yang cukup ramai dikunjungi pembeli dan tidak akan terlantar. Dirut PD PHJ juga menghimbau masyarakat yang sebelumnya telah pernah menempati kios atau lapak di pasar tersebut supaya membuat permohonan permintaan berjualan ke PD PHJ . “Untuk tahap awal, kita akan merehab 24 kios, bagi masyarakat yang merasa punya KIB (Kartu Ijin Berjualan) di Pasar Tojai, silahkan datang koordinasi dan kita memberikan kesempatan pertama bagi mereka,†ujarnya. (C06/d)