Tebingtinggi (SIB)- Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Tebingtinggi Pdt Rittar Nababan MM mengatakan langkah Dinas pendidikan Kota Tebingtinggi memecat siswa terlibat narkotika dan kejahatan, patut didukung semua pihak dan diharapkan tidak sebatas gertak belaka.Hal ini dikatakan Ketua BKAG Tebingtinggi menanggapi pernyataan Kadis Pendidikan H Pardamean Siregar MM yang akan memecat siswa terlibat narkotika dan kejahatan, sebagaimana diberitakan SIB, Selasa (8/9).Disebutkan, salah satu predator buas penghancur generasi muda saat ini adalah bahaya narkoba. Jutaan orang mati sia-sia setiap tahun akibat penyalahgunaan narkoba. Sehingga langkah yang penting saat ini, tidak lagi sebatas tindakan preventif namun pemutusan mata rantai peredaran narkoba supaya tidak menjalar ke lapisan masyarakat khususnya pelajar.Langkah Dinas Pendidikan memecat yang terlibat narkoba patut diberikan acungan jempol. Namun, sampai dimana nantinya implementasi dari komitmen dan statemen itu. Seharusnya, sikap ini harus ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan urine, guna mendeteksi siswa yang terlibat narkoba.Artinya, tidak sebatas menunggu ada yang terlibat, tetapi mencari siapa yang terlibat dan sudah masuk kepada pecandu, di kalangan pelajar. Langkah ini dinilai tepat dan positip menyelamatkan generasi bangsa. khususnya dalam mewujudkan Kota Tebingtinggi menjadi kota pelajar dan kota religius.Semua pihak harus punya andil, termasuk di dalamnya gereja. “Tentunya keseriusan kita menyatakan narkoba sebagai musuh bersama menjadi satu fase dalam mempersiapkan generasi gereja, bangsa yang berkwalitas, memiliki integritas dan kelak akan menjadi abdi bagi negara ini,†tegasnya. (C16/f)