Silo Laut (SIB)- Sebanyak 13 jenazah korban tenggelamnya kapal motor tongkang di perairan Selat Malaka sudah terindentifikasi, 2 di antaranya M Nuh Putra Sinaga (34) dan Satria (26) masing masing warga Silo Laut dan Air Joman.Demikian dikatakan Kasi Pemberdayaan BP3N TKI Sumut Rijal Saragih S Sos saat menghantar jenazah M Nuh di Dusun I Desa Silo Lama Kecamatan Silo laut Kabupaten Asahan, Jumat (11/9).Dikatakan, seluruh jenazah yang terindentifikasi telah dipulangkan ke daerah asalnya yaitu Serdang Bedagai dan Aceh, Jumat (11/9). “Di dalam saku celana almarhum M Nuh ditemukan kartu Identitas berupa KTP, sim C dan sim A,†jelas Rijal didampingi P4 TKI Asahan Sori Muda SH dan Sawaluddin Simamora.Rijal menambahkan dari keseluruhan penumpang kapal yang tenggelam akibat dihantam badai diperkirakan ratusan orang, sedangkan selebihnya belum diketahui nasibnya.Camat Silo Laut Sunardi S Sos didampingi Kades Silo Lama Sujud Prayetno SH mewakili keluarga telah berupaya menjemput jenazah M Nuh ke Bandara KNIA Medan. Pihak keluarga berterima kasih kepada pihak BP3N TKI Sumut yang telah memfasilitasi pemulangan jenazah M Nuh dan Satria sampai selesai prosesi pemakaman di TPU Silo Lama Asahan.Alm M Nuh sejak 6 tahun lalu merantau ke Malaysia meninggalkan 2 isteri dan 5 anak memiliki 3 unit kapal tongkang pengangkutan dari Malaysia.(D05/ r)