Muara Upu Bakal Diterangi Listrik Tenaga Surya Kapasitas 30 Ribu Watt

- Senin, 14 September 2015 20:41 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Padangsidimpuan (SIB)- Desa Muara Upu Kecamatan Muara Batangtoru bakal terang benderang menyusul turunnya  dana  dari pusat sekira Rp3 miliar untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 30.000 Watt.Sejak puluhan tahun, warga Desa Muara Upu yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia dan  daerah paling ujung di Tapanuli Selatan sangat mendambakan listrik tersebut. Masyarakat desa tersebut gembira setelah mengetahui desa mereka yang selama ini "gelap gulita" akan dialiri listrik setelah  menerima bantuan PLTS Terpusat dengan kapasitas daya puluhan ribu Watt dari Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM).Menurut  Asri Sriharsono dan Yusef selaku perwakilan pihak ketiga pada sosialisasi bersama warga Desa Muara Upu,  Kamis (10/9) mengatakan, target mereka menyelesaikan proyek itu kurang lebih 2,5 bulan. "PLTS ini menghasilkan daya 30.000 Watt untuk 100 rumah tangga dan sudah termasuk fasilitas umum serta 30 lampu jalan," jelasnya.Sementara Kadis Pertambangan dan Energi Pemkab Tapsel, Helmi, menyebut target rumah yang akan dipasangi listrik sekitar 100 KK.  Dikatakan anggaran PLTS ini sebenarnya sekira Rp10 miliar untuk  daerah di  Aceh dan Desa Muara Upu di Sumatera Utara."Jika diakumulasikan, setiap warga Desa Muara Upu menerima subsidi  Rp30 juta per rumah tangga. Semua pemasangan instalasi dan lampunya gratis, warga tinggal tekan saklar dan lampu menyala," terang Helmi.Masing-masing KK, katanya, mendapat jatah tiga titik  lampu dan satu stop kontak. Nantinya,  warga sudah bisa memakai televisi dan kulkas setelah ada PLTS, bahkan  bisa menonton TV siang malam. Saat ini pemerintah kecamatan dan desa bersama masyarakat sedang merencanakan lokasi pertapakan solari penangkap cahaya matahari dan rumah mesin PLTS. Luas tanah dibutuhkan sekitar 30 x 30 meter. Letaknya, pintu masuk menuju perkampungan pinggir pantai.Kepala Desa Muara Upu ,Leman Lubis dan tokoh masyarakat Kasmin Daulay, mengaku senang karena sebentar lagi desanya sudah terang dan setiap rumah memiliki pasokan listrik sekira 300 Watt.Mereka juga menyambut gembira rencana pembangunan pabrik mini pembuatan balok es oleh Pemkab Tapsel. "Ikan dan berbagai jenis hasil tangkapan kami di laut tidak cepat busuk seperti selama ini,” ujarnya. (E08/ r)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung