Padangsidimpuan (SIB)- Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Tapanuli Selatan menanam sekira 3.750 pohon kelapa di empat kecamatan. Penanaman bibit kelapa jenis “kelapa dalam†tersebut dilakukan di Desa Muara Upu, Kecamatan Muara Batangtoru, Batang Angkola, Sayur Matinggi dan Kecamatan Tantom Angkola, baru- baru ini.Usai melakukan penanaman perdana, Plt Kadis Disbunak, Derianto Harahap mengatakan, penanaman bibit kelapa dalam tersebut bertujuan melestarikan (penghijauan) lingkungan, sekaligus peningkatan perekonomian masyarakat setempat.Khusus di Muara Upu yang merupakan daerah pantai selain penghijauan, pohon kelapa itu berguna sebagai penyangga tanah untuk menjaga tanah dari terjangan air laut (abrasi).Jenis kelapa dalam ini, menurut Derianto memiliki keunikan tersendiri. Daging kelapanya tebal, kualitas santan lebih baik dari hibrida, bahkan buahnya lebih besar, dan 6 tahun sejak ditanam sudah produksi."Aksi menanam bibit kelapa ini merupakan bagian dari program Disbunak Tapsel TA 2015. Sekaligus upaya mengantikan tanaman kelapa yang sudah tidak produktif lagi di daerah tersebut," terangnya.Dari 3750 bibit kelapa yang disebar tersebut 1500 batang diperuntukkan di Kecamatan Muara Batangtoru, sedang Sayur Matinggi (500 batang), Tantom Angkola (1000), dan Kecamatan Batang Angkola 750 batang.Lebih lanjut dijelaskan, bibit jenis kelapa dalam tersebut sudah memiliki sertifikasi, merupakan turunan langsung dari induknya, yang khusus didatangkan dari Pulau Jawa tepatnya dari Mojokerto.Kasmin Siregar warga Muara Upu mengaku senang dan menyambut baik program yang dilakukan Disbunak Tapsel tersebut. “Ternyata pemerintah memerhatikan wilayah pantai Muara Upu dengan menanami bibit kelapa. Semoga berhasil guna dalam rangka menopang ekonomi warga disamping pelestarian lingkungan,†ujarnya. (E08/ r)