Pesta Pembangunan Gedung Sekolah Minggu GBKP Lau Renun Sukses

- Selasa, 15 September 2015 20:37 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Pesta-Pembangunan-Gedung-Sekolah-Minggu-GBKP-Lau-Renun-Sukses.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Theopilus Sinulaki
UIS: Bupati Karo Terkelin Brahmana memakai uis tradisionil “Jongkit” didampingi Ir Luhut Matondang, Dra Remita Br Sembiring dan sejumlah SKPD, Minggu (13/9) di Jambur Klasis Lau Baleng.
Tanah Karo (SIB)- Pesta pengumpulan dana pembangunan gedung sekolah minggu (KAKR-red), rumah pendeta dan renovasi gedung gereja GBKP Majelis Lau Renun Klasis Lau Baleng sukses dihadiri Bupati Karo beserta sejumlah SKPD, Minggu (13/9). Dana yang terkumpul sebanyak Rp 280 juta.Sebelum acara lelang, Pdt Rosmalia br Barus yang juga ketua bidang Diakonia Moderamen GBKP dalam khotbahnya mengatakan, apa yang kita lakukan hari ini adalah 2 objek yang sama nilainya. Membangun gedung kebaktian anak adalah membangun rumah Tuhan tempat anak beribadah dan berdoa, sama pentingnya dengan gereja tempat orang dewasa beribadah. Kedua objek tersebut adalah tempat kita mendapatkan hidup damai dalam setiap peribadatan kita dengan Tuhan.Untuk mendapatkan kedamaian membutuhkan pengorbanan, sama seperti Yesus yang mengorbankan dirinya untuk menebus dosa untuk memperdamaikan hubungan manusia dengan Tuhan. Itulah pentingnya pembangunan rumah ibadah yang juga membutuhkan pengorbanan, tenaga  dan pikiran. Banyak orang yang akan dilibatkan untuk secara bersama-sama ikut membangun rumah doa Tuhan, katanya.Ketua panitia pesta pengumpulan dana, Dra Remita br Sembiring mengajak seluruh jemaat dan para undangan untuk ikut secara bersama-sama berkorban, untuk pembangunan gedung KAKR, rumah pendeta  dan renovasi gedung gereja GBKP Majelis Lau Renun. Pengumpulan dana tersebut bukan semata pembangunan fisik semata akan tetapi termasuk pembangunan spiritualitas, katanya.Sementara itu Bupati Karo Terkelin Brahmana SH bersama sejumlah SKPD yang hadir saat itu mengajak seluruh warga GBKP agar ikut bertanggungjawab mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak  pada Desember 2015 mendatang. Selain itu ditegaskan bupati tentang maraknya penyakit sosial yang bisa merusak mental manusia atas peredaran narkoba yang sudah ada di pelosok-pelosok desa. Untuk itu, Bupati mengajak seluruh warga jemaat untuk memberantas narkoba mulai dari diri sendiri dan keluarga.Pada kesempatan itu Bupati Karo juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan gedung gereja, gedung KAKR dan rumah pendeta sebanyak Rp 10 juta, termasuk Ir Luhut Matondang Rp 10 juta. Hingga usai acara pesta pengumpulan dana dan yang terkumpul Rp 280 juta. (B02/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung