Merebak Kabar di DPRD Labusel, Hari Ini Ribuan Buruh HTI PLP Langga Payung Demo

* Manager Berharap Tidak Anarkis
- Rabu, 16 September 2015 22:04 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kotapinang (SIB)- Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Selasa (15/9) siang menerima kabar ribuan buruh deres karet perusahaan HTI Putra Lika Perkasa  (PLP) Langga Payung, Kecamatan Sei Kanan, Labuhanbatu Selatan (Labusel) bakal melakukan aksi demonstrasi besar-besaran, Rabu (16/9) di kantor HTI PLP Langga Payung.Keterangan diperoleh SIB di kantor DPRD Labuhanbatu Selatan Jalan Lintas Sumatera Kampung Bedage Kotapinang, Selasa siang (15/9) menyebutkan, ribuan buruh deres karet kembali melakukan aksi demonstrasi meminta sejumlah tuntutan mulai dari penolakan PHK, tenaga asing, kenaikan upah buruh hingga menuntut mundur manager tanaman karet, Ir Mujakir dari perusahaan HTI PLP Langga Payung.Diterangkan, aksi yang digadang anggota dan pengurus serikat buruh perusahaan itu memberikan batas waktu kepada direksi HTI PLP Medan untuk memenuhi tuntutan mereka."Ini aksi buruh yang kedua kalinya menuntut sejumlah hak buruh mulai dari penolakan PHK, tenaga asing, kenaikan upah hingga menolak manager tanaman karet dianggap tidak mendidik para buruh di perusahaan HTI PLP Langga Payung," ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Labusel Ir Husni Rizal Siregar kepada SIB  menyampaikan kabar aksi tersebut sudah beredar luas di kalangan anggota DPRD Labuhanbatu Selatan, Selasa Siang (15/9)."Kabar aksi buruh ini diterima untuk menolak manager tanaman karet, Ir Mujakir agar angkat kaki dari perusahaan HTI PLP Langga Payung. Aksi buruh juga menolak PHK, menuntut kenaikan upah buruh hingga menolak kehadiran tenaga kerja asing di perusahaan. Aksi ini tidak ada yang menunggangi baik dari parpol, ini murni digagasi serikat buruh perusahaan itu," katanya.Manager Tanaman Kelapa Sawit HTI PLP Langga Payung Ir Jhon Hendrik saat dikonfirmasi SIB melalui telepon seluler, Selasa (15/9) mengaku sudah menerima kabar buruh tanaman karet akan melakukan aksi demonstrasi menuntut manager tanaman karet Ir Mujakir mundur dari perusahaan HTI PLP Langga Payung. Ketika ditanya apa alasan buruh menuntut manager tanaman mundur dari perusahaan, Jhon Hendrik mengatakan tidak tahu. Ia menegaskan apabila aksi buruh deres karet anarkis, perusahaan tidak akan menolerir yang melanggar hukum."Bagi buruh yang mau demo besok, kita mengharapkan aksi demokrasi. Tapi pelanggaran hukum akan kita tindak tegas. Posisi perusahaan sangat jelas," ungkap Jhon Hendrik seraya mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait. (D15/h)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung