Napi Lapas Pematangsiantar, Patah Pinggang Terjatuh Saat Berusaha Kabur

- Kamis, 17 September 2015 21:40 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Napi-Lapas-Pematangsiantar--Patah-Pinggang-Terjatuh-Saat-Berusaha-Kabur.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/ Billy Andra Nasution
Tahanan Fiki Juanda mengalami cedera berat setelah berusaha kabur dari Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, saat ini ia menjalani rawat jalan dan harus menggunakan kursi dorong, Rabu (16/9) siang.
Simalungun (SIB)- Tahanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar, Fiki Juanda (25), patah pinggang setelah terjatuh saat mencoba kabur dari lapas, Selasa (15/9) siang. Perbuatan ini diakui Fiki dilakukannya karena kesal ia tidak dikunjungi keluarganya.“Dia berusaha kabur dengan memanjat dinding tembok di menara penjagaan 2. Setelah sampai di asbes dan berusaha merayap tiba-tiba penyangga asbes patah dan ia terjatuh. Pas di lantai menara dia terbentur keras di lantai dan posisi jatuhnya menekuk makanya kena pinggang,” ujar Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar Mananti Sukardi Sianturi, Bc, Ip, SH, MH saat ditemui SIB, Rabu (16/9) siang di ruangannya.Menurut Sukardi, Fiki Juanda adalah tahanan kasus penipuan dan penggelapan dari Polres Pematangsiantar, yang dititipkan di Lapas Pematangsiantar. Selama ditahan Fiki mendiami Blok Dolok Kamar 9.“Ini benar-benar persoalan yang tidak kami kehendaki, kalau tidak terjatuh mungkin dia sudah berhasil kabur,” ujarnya.Dijelaskan Sukardi, peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB, saat petugas jaga mengeluarkan napi ke halaman untuk bersih- bersih dan olahraga.“Di blok Dolok ada menara jaga 2, tahanan ini pura-pura ingin bersih-bersih bawa sapu ke menara jaga. Tapi ternyata malah dia mengambil tangga dekat menara jaga dan memanjat untuk kabur. Petugas saat itu tidak melihat karena sibuk memeriksa tahanan dan pengunjung. Rencananya Fiki akan kabur ketika hari mulai malam dan menunggu malam ia bersembunyi di asbes menara,” ujarnya.Saat terjatuh lanjut Sukardi, pihaknya langsung melarikannya ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk mendapatkan perawatan. Namun luka jatuhnya menyebabkan ia menderita cedera berat. Atas perbuatannya Fiki kini dipindahkan ke blok pengasingan dan pihak lapas sudah berkoordinasi dengan penyidik yang menangani perkara Fiki untuk tindakan selanjutnya, kemudian memperketat pengamanan lapas. (C07/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung