Pembangunan Jalan Nasional Sarudik-Batas Tapsel Sepanjang 36 Km Dimulai

- Kamis, 17 September 2015 21:49 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Tapteng (SIB)- Pembangunan sekaligus pelebaran jalan nasional Sarudik–Batas Tapanuli Selatan sepanjang 36 kilometer dimulai, Rabu (17/9) dengan biaya pembangunan bersumber dari program WINRIP (Western Indonesian Road Improvement Project).Dimulainya pekerjaan ditandai pelaksanaan ground breaking pembangunan sekaligus pelebaran jalan Nasional Sarudik – Batas Tapsel berupa pemberian ganti rugi tanah secara simbolis  kepada para pemilik lahan yang terkena dampak pembangunan dan eksekusi di dua titik, yakni di sekitar Lampu Merah Pandan, Kecamatan Pandan dan di Desa Aek Gambir Kecamatan Lumut.Pemberian ganti rugi dan eksekusi lahan dipimpin Plt Bupati Tapteng H Sukran J Tanjung SE didampingi Ketua DPRD Tapteng beserta anggota, Kapolres Tapteng AKBP Bony Sirait SIK, Kepala Satker PPK 12 BPJN Sumut Ir Herison Simanjorang dan pihak pelaksana proyek dari PT Pembangunan Perumahan (PP).Sukran Tanjung mengatakan, mimpi masyarakat Tapteng dan pengguna jalan untuk segera menikmati jalan yang mulus dan lebar sudah di ambang mata, karena itu dia berharap masyarakat akan mendukung pelaksanaan pembangunan itu.“Sebentar lagi, kita sudah nyaman saat melintasi jalan nasional dari Sarudik hingga ke batas Tapteng dengan Tapsel. Tolong proyek ini jangan diganggu, jika diganggu, kita khawatir proyek kucuran Bank Dunia ini akan dibatalkan, yang rugi  masyarakat Tapteng sendiri,” tandasnya.Sukran juga berkesempatan mengemudikan eskavator untuk membongkar bangunan pagar RSUD Pandan yang terkena dampak pelebaran jalan.Sementara Kepala Satker PPK 12 BPJN Wilayah II Sibolga Ir Herison Simanjorang didampingi Pelaksana Teknis PT Pembangunan Perumahan yang dikonfirmasi di sela-sela kegiatan ground breaking menjelaskan rencana pembangunan ruas jalan nasional sepanjang 36 kilometer ini, akan membangun badan jalan dengan lebar berkisar 7,5 meter, dengan lebar bahu jalan yang bervariasi, antara 1 hingga 2 meter, baik kiri maupun sisi kanan.“Khusus bentangan di titik depan Hotel Pia Pandan sampai Simpang Jalan Oswald Siahaan Pandan sepanjang 500 meter, dibangun dengan 2 jalur, dibatasi oleh adanya pulau jalan di tengah-tengah selebar 0,5 meter. Yang mana, setiap jalur, lebar badan jalannya tetap 7,5 meter. Atau dengan kata lain, khusus di lokasi ini lebar badan jalan hingga ke bahu jalan itu mencapai 18 meter. Sementara anggaran pembangunan jalan ini berkisar Rp 364 milyar dengan lama pengerjaan proyek 27 bulan,” tandasnya. (E06/E05/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung