Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tanjungbalai Dinilai Janggal

* Kabid Jalan dan Jembatan: Kegiatan Masih Berlangsung
- Kamis, 17 September 2015 22:11 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Perbaikan-Jalan-dan-Jembatan-di-Tanjungbalai-Dinilai-Janggal.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Usni Pili Panjaitan
RUSAK: Bocah perempuan ini tampak berhati-hati saat melintas di atas jembatan yang telah rusak tanpa sentuhan pembangunan, Rabu (16/9) di Jalan Beko, Semula Jadi Kota Tanjungbalai.
Tanjungbalai (SIB)- Program kegiatan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungbalai TA 2015 terkesan tanpa perencanaan matang dan dianggap janggal.Pada tahun 2015 Dinas PU mengalokasikan dana kegiatan pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp 500 juta dan jembatan Rp 200 juta. Kedua kegiatan yang pelaksanaannya secara swakelola telah digelar proses lelang untuk pengadaan material kedua kegiatan yang dimenangkan CV Berkah Jaya.Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Ir Mabrur yang dihubungi SIB, Rabu (16/9) via telepon seluler, mengatakan kegiatan sedang berlangsung."Sedang berjalan, ada lebih dari 20 titik ruas jalan yang akan kita perbaiki. Jembatan 7 tempat, 3 jembatan jalan lingkar, 2 di Gang Losmen dan 2 duiker di Pasar Baru, Jalan Husni Thamrin," ujar Mabrur.Material proyek untuk pemeliharaan rutin jalan yang telah ada masih sebatas base corse, sedangkan material hotmix menurut Mabrur belum direalisasikan rekanan pemenang tender. "Baru base yang ada, kalau hotmix masih menunggu. Dananya juga belum cair dan masih mengusulkan," tandasnya.Wakil Ketua KNPI Kota Tanjungbalai R Pangaribuan menilai perencanaan kegiatan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan janggal. "Ini aneh, kok bisanya yang diperbaiki jembatan di jalan lingkar. Setahu kita jalur tersebut masih tahap pembangunan dan jarang dilintasi masyarakat. Masih banyak jembatan yang telah rusak dan berada di pemukiman warga yang harus diperbaiki. Jelas tidak tepat sasaran. Kita khawatir dana ratusan juta itu disalahgunakan," tegas Pangaribuan mendesak pihak terkait terutama legislatif dan judikatif untuk dapat menindaklanjuti persoalan ini.Tokoh pemuda Kota Tanjungbalai ini mengungkapkan salah satu bukti jembatan yang butuh perbaikan seperti jembatan di Jalan Beko Kelurahan Semula Jadi Datuk Bandar Timur."Saya curiga perencanaan Dinas PU tidak didasari fakta dan realita yang ada saat ini. Lihat jembatan kecil yang merupakan sarana vital penghubung bagi warga yang berada di Jalan Beko, kondisi lantai jembatan itu sudah bertahun-tahun rusak tanpa sentuhan pembangunan," kata Pangaribuan menduga dana pemeliharaan rutin jalan maupun jembatan rawan disalahgunakan.Amatan SIB, Rabu (16/9) di Jalan Beko Semula Jadi, lantai jembatan telah berlobang. Warga kecewa bertahun-tahun jembatan rusak itu tidak diperbaiki Pemko Tanjungbalai. "Sering saya lihat anak sekolah SD yang mau sekolah terpaksa hati-hati agar tidak terperosok ke dalam lobang jembatan," kata seorang warga prihatin. (D19/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung