Diduga Ditelantarkan, Nenek Asal Tebingtinggi Ditemukan di Pematangsiantar

- Jumat, 18 September 2015 18:51 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Pematangsiantar (SIB)- Diduga ditelantarkan, Burtinem, seorang nenek berusia 60 tahun ditemukan di pinggiran Jalan Sisingamangaraja persisnya di depan Universitas Simalungun (USI), Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kamis (17/9) sekira pukul 14.00 WIB. Pantauan SIB, Kamis (17/9) sekira pukul 14.30 WIB, didampingi Amnah (46), seorang Dokter Umum salah satu Puskesmas di Jalan Singosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Burtinem terlihat mendatangi Mapolres Pematangsiantar untuk meminta bantuan."Aku tinggal di Bajering. Tadi pagi aku naik kereta sama anakku, namanya Prayetno. Ditinggalkannya aku di sana," ucapnya dalam bahasa Jawa. Ditanya untuk apa ia berkunjung ke Kota Pematangsiantar, warga Kelurahan Bajering, Kecamatan Pamela, Kota Tebingtinggi ini tidak dapat menjawabnya dan sedikit linglung. "Aku ora ngerti (aku nggak ngerti). Entah lah," ujarnya.Sementara, Amnah bercerita bahwa ia menemukan nenek tersebut saat melintas di lokasi kejadian. "Pas aku lewat memang minta tolong dia, diberhentikannya kereta ku. Akupun kasihan melihatnya makanya kutolong," jelasnya.Usai menaikkan nenek tersebut ke sepedamotornya, Amnah pun menanyakan kemana ia harus mengantarnya. "Dibilangnya antar aku pulang. Katanya rumahnya di lorong 20. Rupanya mutar-mutar kami di sana, nggak ada rumahnya. Sampai ke markas Brimob pun kami. Masuklah aku ke markas Brimob itu, kutanya gimana solusinya. Disarankanlah kami ke sini (Mapolres Siantar)," terangnya lagi. Tak hanya menemukan nenek tersebut, Amnah juga mengatakan bahwa ia menemukan pakaiannya yang ditaruh di dalam plastik berwarna merah. "Ada juga nya bajunya. Di plastik inilah bajunya. Mungkin yang ditinggalkan keluarganya dia ini," paparnya sembari memperlihatkan pakaian nenek tersebut.Setelah berkonsultasi dengan personil Polres Pematangsiantar yang berada di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Amnah pun disarankan membawa nenek tersebut ke kantor Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dinsosnaker).  "Inilah mau kubawa ke Dinas Sosial. Kalaupun nanti nggak ada solusi di sana, kubawa ke rumahku lah dia," tutupnya. Kapolres Pematangsiantar AKBP Dodi Darjanto SIK melalui Kasubbag Humas AKP Isril Noer membenarkan bahwa pihaknya sudah menyarankan untuk membawa nenek tersebut ke Dinsosnaker. (Dik-MS/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung