Ketua Fraksi PDIP DPRD Dairi Resoalon Lumban Gaol

Pemkab Dairi Tak Bernyali Menindak Indomaret

- Jumat, 18 September 2015 19:10 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Sidikalang (SIB)- Anggota DPRD Dairi menilai Pemkab Dairi tidak bernyali menindak Indomaret yang sudah jelas tidak mengantongi Izin Usaha Toko Modern (IUTM). “Sudah tahu tidak berijin, kenapa dibiarkan tetap beroperasi,” kata ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Dairi  Resoalon Lumban Gaol  kepada wartawan, Kamis (17/9) di gedung DPRD.Tudingan tersebut dilontarkan menanggapi pengakuan Kadis Perindagkop Ir Sardin  Purba yang mengatakan seluruh Indomaret yang beroperasi di Dairi tidak memegang IUTM, Terdata ada delapan gerai Indomaret beroperasi di Dairi, yaitu di Kecamatan Sidikalang, Sitinjo, Sumbul dan Tigalingga.Pemkab Dairi khususnya Disperindagkop Dairi tidak perlu  repot memanggil management Indomaret dan memintanya  untuk  melengkapi dokumen perizinan. Pemkab seharusnya mengambil tindakan tegas dengan  melakukan penyegelan atau menutup paksa. “Jangan sampai pemilik modal bertindak semaunya dan melecehkan regulasi yang berlaku, kalau praktek seperti itu dibiarkan, dimana wibawa Pemkab Dairi”, tegas Resoalon yang merupakan Ketua DPC PDI P Kabupaten Dairi itu.Anggota Fraksi PDI P Lamhot Edward Munthe menambahkan, kalau Pemkab memiliki kemauan  dan berpihak kepada rakyat Dairi, terutama bagi pedagang kecil, tidak mungkin terjadi pembiaran, sampai-sampai membuka delapan gerai di Dairi tanpa izin. Menurut Edward, pentungan Satpol PP itu tajam bila berhadapan dengan masyarakat kecil terutama pedagang kecil yang berjualan di luar Pasar Sidikalang, bagi pemilik modal pentungan Satpol PP tumpul.Masalah penertiban, bukan saja bagi pengusaha Indomaret, tetapi juga bagi pengusaha yang lain seperti pengusaha galian C yang tidak memiliki izin, Satpol PP tidak pernah serius menanganinya. “Ada beberapa galian C yang tidak memiliki izin, beroperasi dengan menggunakan sarana pemerintah yang mengakibatkan sarana itu cepat rusak sehingga masyarakat sekitar dirugikan,” ucap Sekretaris DPC PDI P Dairi itu. (Dik-TPT/h)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung