Simalungun (SIB)- Seorang ayah, Jakaria Siregar warga Huta Sibaganding Desa Naga Dolok Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, nekad membawa putrinya yang sedang sakit kronis kepada Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dan meminta bantuan perobatan, Jumat (18/9).Adelia Siregar pelajar kelas II SMP mengalami pembengkakan kaki diduga akibat infeksi. Kondisinya sangat memprihatinkan dan tidak dapat berjalan normal. Sejak dua minggu lalu dia terpaksa tidak mengikuti pelajaran seperti biasanya di sekolah.Saat JR Saragih berkunjung ke Desa Naga Dolok, Jakaria memberitahukan kondisi putrinya itu. Rasa prihatin semakin tinggi ketika diketahui bahwa Adelia sudah ditinggal ibunya karena meninggal dunia.Sebagai bentuk kepedulian yang sangat mendalam, JR Saragih secara spontan menawarkan perobatan kepada Adelia di RS Efarina Berastagi Kabupaten Tanah Karo dan langsung disambut baik pihak keluarga.Setengah jam kemudian, helikopter JR mendarat di lapangan Desa Naga Dolok. Adelia didampingi ayahnya langsung diberangkatkan naik helikopter menuju RS Efarina Berastagi. Melihat hal itu, sejumlah warga merasa haru hingga meneteskan airmata. Begitu helikopter mulai lepas landas, ratusan warga bertepuk tangan.“Pertemuan yang sesingkat-singkatnya. Bapak JR Saragih penuh cinta kasih mengulurkan tangan kasihnya. Dia (Adelia) mendapatkan tangan kasih hari ini, Amin. Kalau tidak ada ‘holong’ tidak mungkin bapak bupati melakukan hal seperti ini. Semoga pak JR juga mendapatkan tangan kasih dari Tuhan,†ungkap Dame Br Tamba, seorang ibu rumahtangga warga Naga Dolok.JR Saragih didampingi Amran Sinaga mengutarakan, dirinya tetap komit untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sejak dia menjabat Bupati Simalungun, sudah ribuan warga dibantu perobatannya. Seluruh Puskesmas di Kabupaten Simalungun juga disiapkan untuk melayani masyarakat 24 jam. (C05/d)