Staf PT Langakt Nusantara Kepong Ditangkap, Diduga Gelapkan Dana Rp970 Juta

- Minggu, 20 September 2015 21:56 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Staf-PT-Langakt-Nusantara-Kepong-Ditangkap--Diduga-Gelapkan-Dana-Rp970-Juta.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Tulus Tarihoran
BERAM JALAN: Beram Jalan Air Bersih Sidikalang tingginya mencapai 30-50 centi meter, yang mengakibatkan pejalan kaki berjalan dari badan jalan. Foto dipetik Jumat (18/9).
Langkat (SIB)- Ketua Serikat Pekerja -Perkebunan (SP-Bun ) PTPN-II Rayon Tengah Langkat   BM SE ditangkap petugas Polsek Stabat karena diduga menggelapkan dana kompensasi survey Seismic PT Pertamina EP  Jakarta Rp 970 juta, Jumat (18/9).Staf  PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) Kebun Tanjung Keliling Kecamatan Salapian  Kabupaten Langkat BM SE ditangkap petugas Polsek Stabat, karena diduga melakukan penggelapan dana kompensasi survey seismic PT Pertamina EP Jakarta Rp 970 juta, Jumat (18/9). BM SE diduga memalsukan kop dan stempel Direktur  PT LNK   untuk memperoleh pencairan  kompensasi  dana survey PT Pertamina, sehingga  PT LNK tempatnya bekerja dirugikan hampir Rp 1 miliar.Informasi diperoleh, terungkapnya penggelapan dana survey Seismic dari Pertamina EP Jakarta itu   berawal dari laporan pihaknya PT LNK  yang mengaku curiga dengan aliran dana kompensasi survey Pertamina yang telah melakukan survey melintasi sejumlah areal  perkebunan PT LNK dari mulai Kecamatan Wampu, Kuala hingga Bekiun.Namun setahu bagaimana, dana yang seharusnya dikucurkan untuk PT LNK tidak kunjung cair dan malah telah  beralih ke tangan  BM SE yang diduga turut  melibatkan oknum lain dalam pencarian dana tersebut. Hanya saja polisi yang kini memeriksa  BM SE masih terus melakukan penyidikan terkait nama pelaku lain.Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro dikonfirmasi melalui Kapolsek Stabat AKP Edi  Sukamto, Sabtu (19/9) mengaku, penangkapan dan penahanan BM SE atas laporan dugaan penggelapan dana kompensasi Seismic Pertamina milik PT LNK  yang mensurvei sejumlah wilayah yang umumnya berada  di Kecamatan  Wampu  mulai Kebun Basilam, Bukit Lintang, Kebun Tanjung Beringin/Gohor Lama.Pelaku untuk dapat mencairkan dana tersebut  dengan cara menggunakan stempel palsu dan seolah-olah bertindak atas nama Direktur PT LNK  pada  tanggal 2 September 2015 lalu, anehnya setelah  uang tersebut cair tidak diserahkan kepada PT LNK sehingga perusahaan KSO  PTPN II dengan Perkebunan Malaysia itu mengalami kerugian Rp 970 juta.“Kita masih melakukan penyidikan lebih lanjut,” sebut Kapolsek Stabat AKP Edi Sukamto. (B-03/d)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung