Tanah Karo (SIB)- Pengurus posko pengungsi erupsi Gunung Sinabung Tanah Karo di lokasi kantor Gereja Pantekosta di Indonesia Wilayah Sibayak Jalan Kiras Bangun Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat mempertanyakan bantuan perbaikan atas sarana dan prasarana posko yang telah mengalami kerusakan di berbagai tempat, karena kantor GPdI Wil Sibayak ini telah dipakai sebagai posko pengungsi sejak tahun 2013 lalu, namun sampai saat ini belum ada perbaikan dari pihak Pemkab Karo maupun BNPB Pusat. Hal ini disampaikan Ketua GPdI Wilayah Sibayak, Pdt David Purba dan Pdt Syailendra Surbakti kepada wartawan, Sabtu (19/9) di Kabanjahe. Menurutnya sebagai pemilik posko sangat mengharapkan perhatian pihak pemerintah yang berkompeten termasuk Pemkab Karo sebagai pemerintah daerah yang menaungi pelayanan publik atas musibah erupsi Gunung Sinabung yang berkepanjangan apalagi menurut tim ahli diprediksi musibah erupsi ini berlangsung sampai lima tahun ke depan.Sehingga sangat diharapkan kepedulian semua pihak khusus pemerintah dalam mendukung kebutuhan pokok maupun sarana dan prasarana yang dibutuhkan para warga pengungsi selama berada di posko-posko penampungan. Seperti yang terjadi saat ini di posko GPdI Ndokum Siroga ini, beberapa peralatan rusak dan perbaikan serta penambahan kapasitas pendukung pelayanan bagi para warga pengungsi selama kurun waktu yang tidak terbatas, agar dapat memenuhi kebutuhan standar dalam kebutuhan banyak orang, dan hal ini telah disampaikan kepada pihak petugas yang berkunjung secara lisan, namun belum ada terealisasi, ujar David Purba."Kebutuhan yang sangat mendesak adalah perbaikan kamar mandi atau kebutuhan Mandi, Cuci, Kakus (MCK), tempat tidur yang tadinya tersedia spring bed dan jenis lainnya, dapur, tempat kumpul bersama maupun pengecatan, pergantian seng dan kebutuhan lainnya, yang kesemuanya sangat mendesak dilakukan demi memenuhi kebutuhan yang layak bagi warga selama berada di posko penampungan sementara ini," kata David. Pelaksana tugas Kepala BPBD Karo, Matius Sembiring yang ditemui wartawan, di kantornya bekas ruang Bupati Karo Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, mengatakan, tidak ada bantuan perbaikan sarana posko dan bilapun perlu silakan posko membuat permohonan proposal, ujarnya singkat. (B02/f)