Sidikalang (SIB)- Kepala SMK HKBP Sidikalang Drs Ojak Lumban Gaol memberikan apresiasi atas capaian yang ditorehkan anak didiknya dalam English Debate Competition (Debat bahasa Inggris) tingkat SMK se-Kabupaten Dairi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Dairi, Jumat (18/9).Ojak menyebutkan, meski meraih posisi juara kedua, capaian tersebut dinilai sangat menggembirakan. Pasalnya, dua dari tiga siswa yang diutus mengikuti kompetisi yakni Anggiat Simbolon dan Nasib Simamora masih duduk di kelas X, sementara rekannya Era Tambunan duduk di bangku kelas XI.“Kita mengakui keunggulan peserta dari sekolah lain, tetapi pengalaman dan mental bertanding juga turut mempengaruhi sehingga capaian tahun ini akan menjadi modal berharga bagi peserta dari sekolah kita untuk menjadi yang terbaik dalam event serupa di masa datang,†sebut Ojak.Peserta didampingi para guru pembimbing Friska Pakpahan, Vera Kudadiri, Vera Sitopu dan Albiner Situmorang, disebutkan apresiasi diberikan guna memotivasi semangat belajar peserta didik dan mendorong siswa lain untuk turut terpancing dan terpacu menoreh prestasi. “Tidak hanya bangga, tetapi torehan anak didik cukup mengharukan, pasalnya ketiga peserta berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu tinggal di desa yang jauh dari Sidikalang,†sebutnya.Sebagai bentuk apresiasi, Ojak Lumban Gaol, memberikan perlengkapan sekolah, buku penunjang dan memberikan sejumlah uang saku, termasuk kepada guru pembimbing dan pendamping siswa dan mengajak mereka makan bersama. “Jangan pernah minder sekalipun tinggal di kampung dan berasal dari keluarga tidak mampu. Teruslah belajar dan kobarkan semangatmu, karena ilmu menjadi pintu untuk masa depan gemilang,†harap Ojak.Guru Pembimbing Friska Pakpahan mengaku semangat belajar siswa di SMK HKBP terbilang cukup baik. Beragam jenis apresiasi yang dilakukan kepala sekolah cukup efektif merangsang semangat belajar siswa, di antaranya memfasilitasi siswa melakukan study lapangan bertemu dengan tamu-tamu luar negeri ke daerah wisata. Selain study lapangan, pihak sekolah bekerjasama dengan satu sekolah di Australia, siswa berprestasi berkesempatan mengunjungi negeri Kanguru tersebut, dan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan termasuk bagi guru sebagai bagian peningkatan kompetensi dan pengalaman. (Dik-TPT/f)