Tanjungbalai (SIB)- Setelah dua tahun terbengkalai, akhirnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemko Tanjungbalai melanjutkan pembangunan Pasar Bahagia.Tahun 2015 Disperindag mengalokasikan dana pembangunan Pasar Bahagia sebesar Rp4.770.270.000. Proses lelang kegiatan sedang dalam tahap pelaksanaan.Harapan tuntasnya pengerjaan bangunan pasar tradisional yang pelaksanaannya dimulai tahun 2013 dengan dana sekitar Rp5 M mengemuka dari kalangan pedagang yang hingga kini masih berjualan di lokasi relokasi yang disiapkan Pemko Tanjungbalai sejak dua tahun silam."Sudah dua tahun kami di sini berjualan. Kami berharap pembangunannya rampung dan kami kembali dapat beraktifitas di Pasar Bahagia," kata seorang pedagang kepada SIB, Minggu (20/9) meminta Disperindag serius dan penuh tanggungjawab.Amatan SIB, Minggu petang di lokasi proyek, sejumlah tiang pancang beton tampak berdiri di antara semak belukar yang telah menutupi konstruksi proyek terbengkalai ini.Pada tahun 2013 lalu Disperindag mengalokasikan dana kegiatan pembangunan Pasar Bahagia berbiaya Rp5 M lebih sumber dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB). Sebelum proyek dikerjakan, ratusan pedagang Pasar Bahagia berdemo di Kantor DPRD dan rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai.Aksi protes pedagang terkait pendataan untuk lapak dagangan di tempat relokasi sempit dan ketidakjelasan data jumlah pedagang."Sudah dua tahun tertunda, saatnya dirampungkan. Sehingga pedagang kembali dapat menempati lapak yang baru. Kita minta DPRD dapat melakukan pengawasan pelaksanaannya," pinta Wakil Ketua DPD KNPI Tanjungbalai Chairul Rasyid.(D19/ r)