SBSI Tuntut Hak Buruh PT KBM

- Selasa, 22 September 2015 19:32 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Pematangsiantar (SIB)- Ratusan buruh PT Karya Bhakti Manunggal (KBM) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Siantar-Simalungun menggeruduk kantor DPRD dan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pematangsiantar, Senin (21/9). Kedatangan para buruh untuk menyerahkan surat gugatan terkait hak-haknya yang diabaikan manajemen PT KBM. "Kami ke sini untuk menyerahkan gugatan kami, yakni masalah upah hari libur resmi, penghitungan upah lembur, cuti haid dan tidak menghalangi hak buruh untuk jadi anggota PK SBSI di PT KBM," ujar Ketua DPC SBSI Siantar-Simalungun, Ramlan Sinaga.Aksi unjukrasa yang dipimpin Ramlan Sinaga di PT KBM untuk menyampaikan tuntutannya ke perusahaan pengolahan kayu ini tidak ditanggapi pihak manajemen perusahaan. Para buruh kemudian bergerak menuju kantor DPRD Kota Pematangsiantar dan buruh pun kemudian berorasi satu persatu. "Kami minta kepada DPRD agar melihat kami sudah ditindas PT KBM," teriak salah satu orator, Zulkarnaen Aritonang.Ketua DPRD Eliakim Simanjuntak didampingi anggota Oberlin Malau menemui para buruh. "Kita tampung permasalahan teman-teman. Kita akan panggil Disnaker dalam waktu dekat. Kami minta waktu tiga hari untuk memanggil PT KBM," janji Eliakim.Setelah, mendengar janji para wakil rakyat, para buruh pun beranjak menuju kantor Dinsosnaker dan berorasi beberapa menit di tempat tersebut. Kadissosnaker Poltak Manurung pun menerima dan menampung aspirasi burut tersebut. "Kita akan tindak lanjuti persoalan ini. Saya harapkan PT KBM merespon hal ini tidak berlama-lama. Jangan ada anggapan pemerintah tidak mau tahu, kita terus pantau hal ini. Kita sudah upayakan untuk ketemu, hal ini pasti ada jalan keluarnya. Ini tidak mengambang, pasti ada penyelesaiannya," janji Poltak.Usai menggelar aksi unjukrasa, para buruh pun kemudian membubarkan diri secara tertib. (Dik-MS/C01/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung