Toni Togatorop :

Pemkab Dairi Harus Jeli Sikapi "Hilangnya" Kopi Sidikalang Sebagai Komoditi Ekspor

- Selasa, 22 September 2015 20:09 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi harus jeli dalam menyikapi persoalan hilangnya kopi sebagai salah satu komoditi unggulan masyarakat Dairi."Bupati Dairi harus jeli menyikapi hilangnya kopi Sidikalang yang merupakan komoditi andalan ekspor non migas," ujar Toni Togatorop Anggota DPRDSU asal Dapil 8 kepada SIB ketika ditemui di Kantor DPRDSU, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (20/9).Menurutnya, petani kopi di Kabupaten Dairi kini beralih menjadi petani sayur-mayur. Padahal, sebelumnya kopi Sidikalang sangat dikenal dengan rasanya yang khas dan memiliki kualitas ekspor. Namun belakangan ini Dairi yang dikenal sebagai penghasil kopi terbesar di Sumut tak lagi seharum namanya sebagai penghasil kopi.Disebutkannya, kopi yang merupakan salah satu unggulan masyarakat Dairi ini termasuk komoditi yang mempunyai segmen pasar dan memiliki kuota. Sehingga, diharapkan asosiasi ekspor kopi Indonesia dapat membuat gebrakan ke depannya."Komoditi kopi adalah salah satu unggulan masyarakat Dairi yang merupakan komoditi yang mempuyai nilai ekspor. Tentu kita harapkan asosiasi ekspor kopi Indonesia dapat membuat gebrakan baru. Pemerintah daerah juga harus mampu mengkaji salah satu badan  usaha penyangga kopi Dairi ini,” sebutnya.Ia menilai, naiknya dolar terhadap rupiah seharusnya membawa perubahan yang baik bagi petani kopi. Namun, berbanding terbalik sehingga pemerintah sebaiknya  tegas dalam menindak permainan para pelaku ekspor.Disebutkannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Pemkab Dairi dalam memajukan perekonomian rakyat Dairi. Bupati harus menghadirkan para pemikir untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada di Dairi, baik itu pertambangan, pertanian, perikanan dan peternakan.Tak hanya itu, tim ekonomi juga sebaiknya dibentuk dan  diharapkan Pemkab Dairi pintar melobi Pemerintah Sumatera Utara maupun pusat dalam rangka peningkatan APBD. (DIK-AB/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung