Kabanjahe (SIB)- Lima calon Bupati Kabupaten Karo mengikuti diskusi panel yang diselenggarakan Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) dan PMKSU di Jambur Tuah Lopati Kabanjahe Jalan Samura Minggu, (20/9) sementara 2 Paslon tidak hadir dalam kesempatan itu.Balon Bupati yang ikuti acara tersebut Heben Heser Ginting bersama Ngadep Tarigan nomor urut 1, Sudarto Sitepu nomor urut 2, Ramon Bangun-Edi Ulina Ginting nomor urut 3, Cuaca Bangun-David Ginting nomor urut 5, Terkelin Brahmana nomor urut 6. Tidak hadir dalam diskusi panel Paslon Layari Sinukaban-Ramlan Tarigan nomor urut 4, Bangkit Sitepu-Simon Sembiring nomor urut 7. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana para kandidat calon bupati mempunyai visi dan misi untuk membangun Tanah Karo ke depan. Demikian dikatakan ketua panitia Prof Paham Ginting didampingi Yuda Tarigan pada SIB.Para calon memaparkan pandangan fokus terhadap pertanian, pariwisata, pendidikan dan warga terdampak erupsi Sinabung. Umumnya menyampaikan visi dan misi perbenahan pada birokrasi. Ketua HMKI Indonesia Alexander Barus kepada SIB mengatakan bahwa kegiatan ini dibuat agar masyarakat bisa mengenal siapa profil calon yang bakal dipilihnya. Dan pemimpin dipilih benar-benar baik untuk masyarakat serta Tanah Karo. "Kita inginkan Karo ada perubahan ke depan lebih baik, sebab itu kita inginkan Bupati Karo terpilih pada periode 2016-2021 memiliki dedikasi, pengabdian, komitmen membangun dan tidak perjual belikan jabatan," katanya.Harapannya melalui terselenggaranya kegiatan ini, Pilkada 9 Desember nantinya di Karo harus bermartabat, bersih dan terhindar dari kecurangan seperti money politics. Kepada masyarakat dan pemuda/i hendaklah bulatkan tekat untuk ikut membangun Karo, salah satunya jangan Golput pada saat pemilihan dan jangan mau suaranya dibeli oleh calon-calon yang menawarkan iming-iming uang dan lainnya. "Pilihlah calon pemimpin sesuai hati nurani bukan karna ada iming-iming atau sesuatu," ujar Yuda. (Dik-MAS/q)